foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

WONOASIH – Pemerintah Kota Probolinggo kembali menggelar Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP). SPKP perdana kali ini digelar di Kecamatan Wonoasih, Minggu (11/3). Acara ini diikuti oleh 48 peserta yang terdiri dari 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, 2 sekolah, 10 perusahaan, dan sisanya dari UKM setempat. 

Nampak hadir mendampingi wali kota antara lain Sekda Bambang Agus Suwignyo, Asisten Adm. Umum Rey Suwigtyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Achmad Sudiyanto, serta sejumlah kepala OPD. 

Camat Wonoasih, Dwi Hermanto menyatakan bahwa melalui SPKP kali ini, panitia mengusung tema dengan memfokuskan pada optimalisasi sumber daya alam dan peningkatan kualitas hidup. “Pada kegiatan kali ini, kami mengusung tema Mewujudkan Kota Probolinggo yang Maju dan Sejahtera Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Peningkatan Kualitas Hidup,” tutur Dwi Hermanto. 

Sumber daya alam yang dimaksud ialah peningkatan konsumsi ikan sekaligus peningkatan hasil pertanian di wilayah Kota Probolinggo. Tema ini disambut baik oleh Wali Kota Rukmini. Menurutnya, tema ini sangat tepat mengingat jumlah konsumsi ikan di Kota Probolinggo masih di bawah rata-rata. 

“Hasil perikanan tahun lalu sebanyak 20.000 ton. Sedangkan yang dikonsumsi hanya 7.140 ton. Sisanya dikirim ke luar daerah bahkan ke luar negeri. Tingkat konsumsi ikan per kapita masih dibawah rata-rata nasional,” tutur Rukmini. 

Diketahui, tahun lalu angka konsumsi makan ikan  di Kota Probolinggo mencapai 35,70 kg per kapita per tahun. Meskipun angka ini termasuk dalam 5 besar konsumsi ikan terbanyak di Jawa Timur, namun jumlah tersebut masih di bawah target nasional sebesar 43,50 kg per kapita per tahun. 

Rukmini juga mengingatkan masyarakat tentang penggunaan cantrang sebagai alat tangkap ikan. Ia berharap masyarakat secara bertahap tidak menggunakan cantrang karena alat tangkap jenis ini telah dilarang penggunannya. 

“Di Kota Probolinggo masih banyak nelayan yang menggunakan cantrang. Hingga saat ini Kementerian Perikanan masih memberikan toleransi. Saya berharap secara bertahap masyarakat dapat meninggalkan cantrang,” jelas Rukmini. _alfien/humas

 

 

DATA PERS 2018

SAKIP 2017

LINK BADAN/DINAS

  • Badan Perencanaan Daerah dan Penelitian Pengembangan
  • Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  • Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
  • Dinas Perikanan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
  • Dinas Perhubungan
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana

 

LINK BAGIAN/KANTOR

  • Bagian Administrasi Pembangunan
  • Bagian Administrasi Perekonomian
  • Bagian Hukum
  • Bagian Humas Dan Protokol
  • Bagian Kesejahraan Rakyat
  • Bagian Organisasi
  • Bagian Pemerintahan
  • Bagian Umum
  • Dinas Perpustakaan & Kearsipan
  • Inspektorat
  • Kantor Satpol. Pp
  • RSUD Dr. Moch. Saleh
  • Sekretariat Dewan
  • Sekretariat KPUD

LINK KECAMATAN

  • Kecamatan Mayangan
  • Kecamatan Kedopok
  • Kecamatan Wonoasih
  • Kecamatan Kademangan
  • Kecamatan Kanigaran