foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

MAYANGAN  -  Menjelang Ramadhan 1439 Hijiriah tahun 2018 Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo mengadakan Bazar Ramadhan    selama 27 hari,  mulai tanggal 14 Mei hingga 9 Juni mendatang. Pembukaan bazaar dilaksanakan kemarin, (14/5). 

Dengan tema “meraih berkah menjalin silaturahmi untuk kemandirian perekonomian rakyat secara mandiri”, bazar ini bertempat di Alun – alun  sisi utara Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan itu hadir pimpinan dan anggota DPRD, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Achmad Sudiyanto, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lurah se – Kota Probolinggo.

Kepala DKUPP Gatot Wahyudi mengatakan, kegiatan bazar Ramadhan merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo dalam rangka menyambut bulan suci serta sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

 “Meningkatkan silaturahmi masyarakat melalui kegiatan bazar serta untuk memudahkan masyarakat mendapatkan makanan/takjil menjelang buka puasa, dan memperkokoh persatuan diantara umat islam serta melestarikan budaya kebersamaan dalam konteks kegiatan yang positif,” kata Gatot. 

Asisten Achmad Sudiyanto menyampaikan, bazar merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Probolinggo dengan tujuan untuk memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada. Melalui kegiatan bazar ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.  “Saya berharap untuk senantiasa tetap menjaga situasi yang kondusif, saling toleransi dan memperbanyak amalan – amalan ibadah,” katanya. (mita/humas)

 

Approaching Ramadhan 1439 Hijiriah/2018, the agency of Cooperatives, Micro Business, Trade and Industry (DKUPP) of Probolinggo City held a Ramadhan Bazaar for 27 days, starting on 14th May to 9th June. The opening of the bazaar was held yesterday (14/5).

Themed “gaining a blessing friendship for the people's economic independently”, this bazaar is located in north side of Alun – alun (city square).

This event was attended by leaders and member of regional parliament (DPRD), Assistant for Economic and Development affairs Achmad Sudiyanto, some head of the Regional working units (OPD) and village heads throughout the City of Probolinggo.

The Head of DKUPP Gatot Wahyudi said, the Ramadhan bazaar was kind of the Probolinggo City Government concern in welcoming the holy month and as an effort to improve the economy of the community.

"Increasing community friendship through bazaar activities and making it easier for people to get food / takjil (certain snack for breaking fast), and strengthen unity among Muslims and preserve a culture of togetherness in a positive context," Gatot said.

Assistant Achmad Sudiyanto said, the bazaar was the annual agenda of the Probolinggo City Government which aims to empower existing micro, small and medium enterprises (SMEs). Through this bazaar, it is expected to increase the income of SMEs. "I hope, please always maintain a conducive situation, more tolerance to another religion and have more practices of worship," he said.(unofficial translation/hariyanti)