foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com


KANIGARAN - Dalam perjalanan sejarahnya, masjid telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam bentuk bangunan maupun fungsi dan perannya. Hampir dapat dikatakan, dimana ada komunitas muslim disitu ada masjid. Disamping menjadi tempat beribadah, masjid telah menjadi sarana berkumpul, menuntut ilmu, bertukar pengalaman, pusat dakwah, kepentingan sosial dan lain sebagainya.
Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Probolinggo, Aman Suryaman mengatakan tujuan pembinaan ini untuk memberikan pemahaman dan pembinaan secara teori tentang manajemen pengelolaan masjid dan mushola. “Termasuk meningkatkan wawasan kepada pengurus  masjid dan musholla se-Kota Probolinggo agar dapat mendekatkan masyarakat ke masjid atau musholla,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Rukmini menyatakan banyak masjid megah berdiri tetapi disaat waktu sholat tiba, jamaah yang hadir untuk sholat jamaah di masjid berbanding terbalik dengan luas bangunannya.
“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini para takmir/pengurus masjid dan mushola dapat mengelola masjid dengan baik, terawat kebersihan, kesehatan dan keindahannya. Terorganisir dengan manajemen yang baik serta mampu menjadi tempat kegiatan ke-Islaman dan kemasyarakatan,” harapnya.
Hal tersebut disampaikan wali kota dalam kegiatan  pembinaan manajemen masjid dan mushola se-Kota Probolinggo tahun 2017 pada Senin, (11/12) di gedung Puri Manggala Bakti.
Pada kesempatan itu Rukmini juga menyosialisasikan kegiatan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak yang akan digelar pada bulan Juni tahun 2018. “Semoga pilkada berjalan lancar, aman dan kondusif, dan kejadian kerusuhan pilkada 5 tahun yang lalu tidak terulang kembali,” tuturnya. (mita/humas)

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659