foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

KANIGARAN - Emilia Contesa, menjadi tamu kehormatan bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kota Probolinggo. Bukan sebagai seorang artis, namun kedatangannya di Kota Probolinggo menjadi salah satu agenda resesnya sebagai DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Republik Indonesia Komite 3 Bidang Kesejahteraan Masyarakat.

Kamis siang (11/1), di aula pertemuan Dispenduk Capil, Emilia sapaan akrabnya bersama staf ahlinya disambut Kepala Dispenduk Capil Tartib Gunawan. Pada kesempatan itu, Tartib yang bertindak sebagai moderator langsung menjelaskan beberapa program kerjanya yang telah dilaksanakan maupun target kedepan.

Ia menyatakan, bahwa di Kota Probolinggo Dispenduk Capil telah melaksanakan sistem pelayanan 3 in 1, yakni satu permohonan tapi menerbitkan 3 dokumen sekaligus seperti (Akta, KK, KTP). Dan, sistem ini berhasil menembus nilai di atas rata-rata yakni 90,22 persen pada akhir tahun 2017. 

Tak puas dengan perolehan  tersebut, Tartib mempunyai target di tahun 2018 yakni 100 persen sebagai bukti bahwa Dispenduk Capil sudah benar-benar melaksanakan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea ke empat. “Salah satu bentuk kesejahteraan masyarakat yakni Pemerintah mampu memberikan layanan terbaik,” ungkap Tartib.

Kedepannya, lanjut Tartib, layanan 3 in 1 tidak hanya bisa dilaksanakan di Dispenduk Capil namun bisa diakses untuk Rumah Sakit, Puskesmas, maupun bidan untuk lebih memudahkan masyarakat dalam kepengurusan kependudukannya. 

“Serta kami juga akan bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama untuk kepengurusan kepada siapapun yang sudah menikah, saat itu pula data kependudukannya seperti KTP dan KK yang belum kawin menjadi kawin serta surat pindah juga akan langsung diterbitkan,” jelas mantan asisten ini.  

Sementara itu, Emilia Contesa mengungkapkan apresiasinya atas program sistem layanan 3 in 1 dan ia berharap program ini bisa dilaksanakan oleh seluruh Dispenduk Capil di seluruh Indonesia mengingat masalah data di negara ini sangat lemah. 

“Saya kira Kota Probolinggo pada tahun 2018 yang menjadi tahun politik ini, dengan adanya Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan di tahun 2019 nanti Pilpres (Pemilihan Presiden) sudah siap dengan data yang sangat valid sekali,” ungkap ibu dari Denada ini dengan bangga.

Emilia berharap, Dispenduk Capil Kota Probolinggo bisa menjadi percontohan untuk yang lainnya, karena data kependudukan menjadi sangat penting bagi seluruh warga Indonesia. Beberapa usulan yang diterima Emilia siang itu, sudah siap dilaporkan dan dibawa ke komite 3 DPD RI untuk dibahas dan diperjuangkan. 

Usulan itu diantaranya agar E-Voting bisa diterapkan di Kota Probolinggo  untuk mengurangi kecurangan dalam pemilihan RT/RW serta Alat Finger Scan untuk mengetahui NIK cukup dengan menggunakan sidik jari tanpa harus membawa KTP. (malinda/humas)

 

DATA PERS 2018

SAKIP 2017

LINK BADAN/DINAS

  • Badan Perencanaan Daerah dan Penelitian Pengembangan
  • Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  • Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
  • Dinas Perikanan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
  • Dinas Perhubungan
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana

 

LINK BAGIAN/KANTOR

  • Bagian Administrasi Pembangunan
  • Bagian Administrasi Perekonomian
  • Bagian Hukum
  • Bagian Humas Dan Protokol
  • Bagian Kesejahraan Rakyat
  • Bagian Organisasi
  • Bagian Pemerintahan
  • Bagian Umum
  • Dinas Perpustakaan & Kearsipan
  • Inspektorat
  • Kantor Satpol. Pp
  • RSUD Dr. Moch. Saleh
  • Sekretariat Dewan
  • Sekretariat KPUD

LINK KECAMATAN

  • Kecamatan Mayangan
  • Kecamatan Kedopok
  • Kecamatan Wonoasih
  • Kecamatan Kademangan
  • Kecamatan Kanigaran