foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

KANIGARAN – Dinas Sosial Kota Probolinggo menggelar rapat koordinasi verifikasi dan validasi data kemiskinan di Puri Manggala Bhakti, Rabu (31/1). Turut hadir dalam kegiatan tersebut kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lurah, kasie pemberdayaan masyarakat se – Kota Probolinggo, pekerja sosial masyarakat (PSM), tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) serta perwakilan BPJS.

Sekretaris Dinas Sosial Imam Cahyadi menjelaskan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk mengevaluasi hasil dan pelaksanaan program kinerja tentang pendataan, verifikasi dan validasi data kemiskinan tahun 2017 dan tahun 2018.“Meningkatkan kualitas dan efektivitas penanggulangan kemiskinan dari berbagai sektor sehingga mampu mendukung tumbuhnya sikap dan tekad kemandirian masyarakat miskin dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya.

Sekaligus meningkatkan profesionalitas pelayanan sosial bagi masyarakat miskin, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat.“Meningkatkan peran partisipasi masyarakat dalam pelayanan sosial secara terarah, terencana, terorganisasi dan melembaga atas dasar solidaritas sosial, kegotong royongan dan swadaya,” katanya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Achmad Sudiyanto mengatakan, data tentang kemiskinan di Kota Probolinggo pada dasarnya sangat dibutuhkan sekali keakuratannya agar program pengentasan kemisikinan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia bisa terlaksana dengan sukses. 

“Dibutuhkan keakuratan data kemiskinan tentang jumlah angka yang pasti dan valid, serta koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait yang juga menangani masalah pengentasan kemiskinan di Kota Probolinggo,” imbuhnya.

Data warga yang masuk dalam kategori miskin haruslah valid sehingga program pengentasan kemiskinan di NKRI, khususnya Kota Probolinggo semakin berkurang dan bahkan tidak ada lagi warga yang miskin. (mita/humas)

 

The Agency of Social Affairs held a coordination meeting to verify and validate the data of poverty in Puri Manggala Bhakti, Wednesday (31/1). Attended the event were the head of local working units, head of sub-district offices, head of society empowerment section in the city, social workers, and others.

Secretary of Social Affairs Agency, Imam Cahyadi explained that the event was held to evaluate the result and implementation of program on the data, verification, and validation of poverty data in 2017 and 2018. “To increase quality and effectiveness of poverty management from all sectors to support poor people to be independent in developing human sources,” he said.

It was also held to increase the professionalism of social services to poor people, both implemented by the government and society. “To increase the participation of society in a directed, planned, and organized social service based on social solidarity, and self-service,” he said. 

Assistant of Economy and Development, Achmad Sudiyanto said that poverty data in the city need to be accurate to succeed the program of poverty alleviation implemented by Ministry of Social Affairs of the republic of Indonesia.

“It needs to be accurate, whether on the exact number or the coordination and cooperation with related institutions in the city who deal with poverty alleviation as well,” he added. 

Those people who are verified as poor should be valid so that the program of poverty alleviation in Indonesia, especially in Probolinggo city would be successful and there would be no more poor people.(translator:alfienhandiansyah)

 

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659