foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo Rukmini menyayangkan sikap seorang siswa di Madura yang menganiaya gurunya hingga tewas. Ia meminta kepada seluruh siswa-siswi agar berbuat baik, patuh pada guru dan meminta maaf jika bersalah. Rukmini pun berharap kejadian serupa tidak terjadi di Kota Probolinggo. 

“Guru itu ingin kalian berubah jadi lebih baik. Kalian harus patuh dan bisa menjaga suasana sekolah agar kondusif, jadi tidak ada guru yang marah. Mudah-mudahan kalian menjadi anak yang baik. Jaga sinkronisasi dan harmonisasi, antara guru dan siswa harus saling menghargai dan menghormati,” ujar Rukmini saat menghadiri penyaluran bantuan Probolinggo Cerdas, Senin (11/2). 

Ya, pagi tadi Rukmini didampingi Sekda Bambang Agus Suwignyo mengikuti penyaluran bantuan Probolinggo Cerdas dan sukses Ujian Nasional 2018 siswa-siswi SMA/MA/SMK dan SMP/MTs gelaran BAZNAS Kota Probolinggo di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota. Sebanyak 255 siswa-siswi menghadiri kegiatan hasil kerjasama dengan bimbingan belajar Airlangga tersebut. 

Menurut Wakil Ketua II BAZNAS Kota Probolinggo, Wahid melaporkan, program bantuan Probolinggo Cerdas ini merupakan realisasi ajaran agama Islam yaitu mengerjakan zakat. Sedangkan kegiatan ini digeber sebagai upaya turut mencerdaskan anak bangsa,dan untuk meringankan biaya bagi siswa kurang mampu. 

“Sebagai tindaklanjutnya, BAZNAS akan mengadakan latihan tryout dan membahas soal unas. Persiapan sukses Ujian Nasional 2018 melalui motivasi dan bimbingan belajar ini sangat penting bagi siswa,” tutur Wahid. 

Setiap siswa yang hadir pada acara itu mendapat bantuan senilai Rp 200 ribu per orang. Dana tersebut berasal dari BAZNAS Kota Probolinggo tahun 2018. “Data siswa yang menerima ini kami dapat dari masing-masing sekolah,” terangnya. 

Dalam sambutannya, Wali Kota Rukmini juga menambahkan bahwa terkait pengelolaan serta aset SMA/SMK sudah menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kendati demikian, BAZNAS bersama Pemkot Probolinggo masih bisa memberikan bantuan kepada para siswa-siswi sekolah menengah tersebut. 

“Karena anak-anak adalah aset Kota Probolinggo, anak-anak masih berhak mendapat bantuan ini. Kami membantu dari hasil iuran gaji PNS di Kota Probolinggo. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat ya, dan mudah-mudahan kalian bisa sukses dalam menghadapi ujian nasional nanti,” harap Rukmini. (famydecta/humas)

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659