foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

MAYANGAN – Setelah tiba di Kota Probolinggo siang kemarin (13/2), Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti melanjutkan agendanya.  Pagi tadi (14/2) Menteri Susi menuju ke tengah laut untuk melihat spesies hiu tutul yang muncul di perairan laut Probolinggo.

Sebelum berangkat dari Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Menteri Susi juga sempat melihat secara langsung dan berdialog dengan para nelayan yang tengah bongkar muat ikan. Dalam dialog tersebut, Susi memberikan arahan kepada nelayan untuk lebih bersikap bijaksana dalam menangkap ikan.

“Nelayan harus lebih bersikap bijaksana dalam menangkap ikan. Jangan tangkap ikan yang masih kecil agar sumber daya ikan dapat terus berkelanjutan,” tutur Susi.

Setelah puas melihat spesies hiu laut, Menteri Susi berlabuh di Pantai Bentar, Kabupaten Probolinggo menggunakan speed boat. Dari situ, Susi langsung beranjak ke penginapan Bee Jay Bakau Resort untuk persiapan pulang. 

Sebelum naik ke helikopter yang ditumpanginya, Menteri Susi menyampaikan bahwa ia cukup terkesan dengan potensi perekonomian ikan di Probolinggo. Menurutnya, ia siap membantu untuk meningkatkan perekonomian perikanan di daerah ini. 

“Saya sangat senang dengan perekonomian perikanan di Probolinggo yang luar biasa. Hal ini jauh dari pantauan media-media mainstream. Kami siap membantu untuk pengembangan nelayan, terutama nelayan yang menggunakan alat tangkap semacam rawe dasar, kita akan kirimkan tim bantuan,” tutur Susi.

Terkait dengan cantrang besar, Susi menyatakan pihaknya siap untuk memfasilitasi ke perbankan agar mereka bisa beralih menggunakan alat tangkap yang lebih baik dan lebih menguntungkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo, Budi Krisyanto yang juga mendampingi Menteri Susi selama di Probolinggo menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan poin positif bagi sektor perikanan di Kota Probolinggo. Menurutnya, arahan yang diberikan Menteri Susi diterima dengan baik oleh para nelayan.

“Terutama nelayan cantrang. Dengan arahan dari Ibu Susi, mereka saat ini mulai memahami bagaimana penggunaan alat tangkap ikan yang baik. Bahkan koordinator nelayan cantrang menyampaikan pada Bu Menteri bahwa ia siap mendukung kebijakan Bu Menteri untuk secara bertahap beralih menggunakan alat tangkap lain yang lebih ramah lingkungan,” jelas Budi.

Menurut Budi Kris, Menteri Susi sangat peduli terhadap kebutuhan nelayan dan mendorong para nelayan untuk bisa menggunakan alat tangkap ikan yang baik. “Ketika butuh modal, Bu Menteri komitmen untuk memfasilitasi terkait permodalan. Ia berharap sumber daya ikan tetap tersedia di laut dan bisa dinikmati dari generasi ke generasi,” tutur Budi. (alfien/humas)

 

SAKIP 2017

LINK BADAN/DINAS

  • Badan Perencanaan Daerah dan Penelitian Pengembangan
  • Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  • Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
  • Dinas Perikanan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
  • Dinas Perhubungan
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana

 

LINK BAGIAN/KANTOR

  • Bagian Administrasi Pembangunan
  • Bagian Administrasi Perekonomian
  • Bagian Hukum
  • Bagian Humas Dan Protokol
  • Bagian Kesejahraan Rakyat
  • Bagian Organisasi
  • Bagian Pemerintahan
  • Bagian Umum
  • Dinas Perpustakaan & Kearsipan
  • Inspektorat
  • Kantor Satpol. Pp
  • RSUD Dr. Moch. Saleh
  • Sekretariat Dewan
  • Sekretariat KPUD

LINK KECAMATAN

  • Kecamatan Mayangan
  • Kecamatan Kedopok
  • Kecamatan Wonoasih
  • Kecamatan Kademangan
  • Kecamatan Kanigaran