foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

KANIGARAN - Para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Probolinggo kembali menjalani skrining kesehatan program Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Probolinggo. Rabu, (21/3), merupakan kali ke dua para Kepala OPD melakukannya di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo.

Menurut Yusnia Ningsih Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan, kegiatan tersebut merupakan upaya kewaspadaan dini faktor penyakit beresiko. Kegiatan ini akan dilakukan secara rutin setiap bulannya. Dengan harapan kedepannya semua OPD bisa membentuk Pos Bindu (Pos pelayanan terpadu). “Karena PTM tidak ada gejalanya, jika tidak terdeteksi sejak dini makanya resikonya bisa fatal,”ungkapnya.

Dinas Kesehatan memiliki target SPM (Standar Minimal Pelayanan) yakni pada usia produktif mulai usia 15 hingga 59 tahun, jadi kegiatan scrining kesehatan harus tercover demi mewujudkan masyarakat sehat secara mandiri.

Pagi itu, Kepala OPD menjalani pemeriksaan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, kadar oksigen dalam paru (CO2), dan kadar kolesterol. Heri Astuti Kepala Bagian Organisasi saat ditemui setelah pemeriksaan menyatakan bahwa hasil cek kesehatannya saat ini mengalami kenaikan pada kadar kolesterol dan tekanan darah. “Hari ini saya dapat resep obat dan harus diet, mengurangi makanan yang berlemak dan gorengan,” jelasnya sambil tersenyum.

Dengan kegiatan ini Ia mengaku senang, karena bisa mengontrol kondisi kesehatannya sendiri. Ia juga berharap program ini  berjalan secara rutin dan berkesinambungan. “Kalo tidak ada kegiatan rutin seperti ini, kebanyakan kita malas untuk cek kesehatan,” harapnya. (malinda/humas)