foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

MAYANGAN- Upaya pemerintah untuk menyukseskan Program Gerakan Makan Ikan Sumber Protein/ Hewani (Gema Insani) terus digalakkan. Salah satunya melalui dialog publik (cangkru’an) yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kota Probolinggo, untuk menyadarkan masyarakat Kota Probolinggo betapa pentingnya makan ikan.  Acara cangkru’an ajang wadul ini diadakan di UPT. P2SKP Mayangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Kota Probolinggo, Selasa (12/12).

Turut hadir dalam acara ini dari Perwakilan Kementerian Perikanan dan Kelautan, Perwakilan dari Perikanan Provinsi Jawa Timur yang ada di wilayah Kota Probolinggo, Perwakilan Forkopimda,  Asisten Administrasi Rey Suwigtyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Achmad Sudiyanto, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Didik Sunaryoto, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Lurah dan Anggota TP. PKK Kota Probolinggo. 

Peserta dalam kegiatan ajang wadul terdiri atas nelayan sebanyak 150 orang, peserta gema Insani terdiri dari TK Tunas Muda Jrebeng Wetan, Dharma Bhakti dari Kedung Galeng dan TK Kencana dari Pakistaji, jumlah total 150 orang. Total penerimaan bantuan paket pengolahan hasil perikanan pada tahun 2017 sebanyak 1.298 bantuan. Di tahun 2017 meningkat sebanyak 121 bantuan sebagai bentuk suksesnya kegiatan Gema Insani, dibandingkan dengan tahun sebelumnya  hanya 1.177 yang mendapatkan bantuan paket olahan ikan.

Peningkatan kosumsi ikan perkapita Kota Probolinggo mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga pada saat rapat kerja (Raker) Dinas Kelautan Provinsi se- Jawa Timur, menetapkan 5 besar terbaik se- Jawa Timur dalam kosumsi ikan diantaranya Sumenep, Lamongan, Surabaya, Tuban dan Kota Probolinggo dengan tingkat kosumsi 35 kilogram perkapita per tahun. Rata-rata Jawa Timur masih dibawah Kota Probolinggo, 29 kilogram perkapita pertahun. Sementara sasaran tingkat Nasional 41 kilogram perkapita pertahun. 

“Kegiatan ini bertujuan sebagai media memberikan informasi kebijakan pemerintah tentang penggunaan alat tangkap dan ramah lingkungan. Memberikan informasi kebijakan pemerintah pembangunan sektor perikanan, juga melalui fasilitasi pemberian asuransi kepada nelayan. Sebagai sarana dialog komunikasi antara wali kota Probolinggo dengan pelaku usaha perikanan khususnya nelayan. Dan menyosialisasikan manfaat makan ikan khususnya bagi anak-anak usia PAUD dan TK,” jelas Kepala Dinas Perikanan Kota Probolinggo, Budi Krisyanto.

Sementara Wali Kota Rukmini menjelaskan, peserta didik dari paud dan TK memang jadi sasaran utama karena merupakan calon penerus bangsa dan generasi masa depan. Sejak dini harus diperkenalkan dengan makanan yang bergizi melalui makan ikan. Makan ikan juga diyakini dapat meningkatkan kecerdasan seseorang. Konsumsi ikan di Kota Probolinggo hampir menuju angka konsumsi Nasional. “Mudah-mudahan dengan kegiatan sosialisasi ini bisa menambah angka kosumsi ikan perkapita pertahunnya, dan menuju rata-rata tingkat Nasional,” harapnya. (noviati/humas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659