foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

 

MAYANGAN - Masih ada makanan dan minuman yang tidak berlabel beredar di Kota Probolinggo.  Hal tersebut ditemukan saat inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman oleh tim gabungan Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lembaga Perlindungan Konsumen, Bagian Humas dan Protokol, dan dinas terkait lainnya, Kamis (14/12). 

Dipimpin Sekda Kota dr. Bambang Agus Suwigyo, rombongan mendatangi salah satu toko makanan dan minuman yang ada di Pasar Baru, “Sumber Manis.” Di toko ini ditemukan makanan yang dinilai tidak layak jual, misalnya makanan yang tidak adanya penulisan tanggal kadaluwarsa, tidak ada informasi apapun di kemasan makanan, kaleng penyok, bahkan susu yang telah mendekati tanggal kadaluwarsa (kurang sebulan). 

“Ini sudah tidak layak jual, harusnya makanan apalagi susu minimal kurang tiga bulan dari tanggal kadaluwarsa,” kata Bambag Agus. Dia juga menyarankan kepada pemilik toko untuk me-retur (mengembalikan ke pabrik) barang yang mendekati tanggal kadaluwarsa. “Tolong diperhatikan saran-saran yang diberikan, nanti saya akan datang lagi untuk ngecek,” tegasnya. 

Sekda mengungkapkan tujuan sidak ini untuk memantau peredaran makanan dan minuman dan kosmetik menjelang hari natal tahun 2017 dan tahun baru 2018 di Kota Probolinggo. “Seperti yang kita lihat tadi, masih banyak produk yang tidak memenuhi syarat, diantaranya tidak menuliskan izin edar, tak berlabel, tidak ada informasi tanggal kadaluwarsa, kaleng penyok, dan lainnya,” ujarnya. 

Dia juga menambahkan tujuan sidak ini untuk mencegah terjadinya keracunan makanan. “Memang belum ada laporan terjadinya keracunan makanan, maka dari itu kita mencegah sebelum hal itu terjadi,” katanya.

Saat ini pemkot tidak akan melakukan penyitaan terhadap barang-barang yang tak layak jual tersebut. “Kita hanya memberikan saran kepada penjual untuk memperbaiki, nantinya kita akan melakukan sidak ulang untuk memonitor apakah sudah sesuai dengan saran yang kita berikan, bila tidak ada perubahan bisa saja kita melakukan tindakan administratif,” terangnya.

Selain toko “Sumber Manis”, rombongan juga melakukan sidak di toko swalayan Sinar Terang, KDS, Indomaret di Jl. Basuki Rahmat, dan Anggamart. Makanan  tak layak jual yang ditemukan tak jauh beda dari sebelumnya, susu yang hampir mendekati kadaluwarsa dan kaleng penyok. Untuk sidak kali ini tidak ditemukan kosmetik yang tidak layak jual. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih bahan makanan kemasan, baca informasi yang ada di kemasan, tanggal kadaluwarsanya jelas,” kata Bambang. (hariyantia/humas)

 

There are still unlabeled food and beverages circulating in Probolinggo City. It was unveiled during a an inspection (sidak) of food and beverages implemented by a joint team of the Health Agency, Agriculture and Food Security Agency, Consumer Protection Agency, Public Relations and Protocol Department, and other related working units, Thursday (14/12).

Led by Regional Secretary dr. Bambang Agus Suwigyo, they went to one of the food and beverage shops in Pasar Baru, "Sumber Manis". In this store, the team found food that is considered not worth-selling, such as food that is not labeled with expiration date, no information about the food packaging , a damaged can, and milk that is getting to expired (less than a month).

"It's not worth-selling, milk is better to be consumed when the expired date is about to come in three months later," said Bambag Agus. He also advised the shopkeeper to return (return to the factory) the goods which are about to expired. "Please record this to your note, and I will come again to check," he said.

The secretary reveals the aim of this inspection was to monitor the circulation of food and beverages and cosmetics ahead of Christmas Day in 2017 and New Year 2018 in Probolinggo City. "As we saw earlier, there are still many products that do not meet the requirements, such as not writing authorization, unlabeled, no date of expiry date, damaged cans, and others," he said.

He also added the objective of this event was to prevent food poisoning. "There has been no reported case of food poisoning, but we still need to prevent it before it happens," he said.

Currently the municipality will not taking of goods that are not worth-selling. "We only give advice to the seller to fix this situation, and then we will do another inspection to monitor whether they do what we asked for or not. If there is no change we could do administrative charge," he explained.

The team also did an inspection to supermarkets Sinar Terang, KDS, Indomaret on Jl. Basuki Rahmat, and Anggamart. It was the same with the previous store; they found milk products which are close to expiry date and damaged cans. This time, they didn’t find any cosmetics that are not worth-selling. "I urge the citizens to be more careful in choosing food packaging materials, read the information contained in the packaging, the expired date should be clear," said Bambang.(translator:alfienhandiansyah)

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659