foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

MAYANGAN –  Rabu (18/4) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan  (DPSHP) dan Penetapan Daftar Pemilih (DPT) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo Tahun 2018, di Hotel Bromo Park.

Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian tahapan pemutakhiran data pemilih yang selanjutnya diadakan pencocokan dan penelitian data pemilih dan untuk selanjutnya diproses menjadi DPT. 

Dalam pleno tersebut diketahui ada penurunan antara DPS dan DPT. Dalam DPS yang tercatat 164.695 pemilih sedangkan hari ini (kemarin) data DPT berjumlah 163.567. Djoko menuturkan, jumlah penurunan angka DPT dibanding angka DPS setelah pihaknya berkoordinasi dengan Dispenduk Capil dan Panwaslu untuk mengkaji 5.811 data personil yang tidak memiliki KTP – El dan data tersebut termasuk dalam  data DPS sebanyak 164.695. 

“Jika ada masyarakat Kota Probolinggo yang belum terdaftar dalam DPT, tidak perlu khawatir karena masih bisa mendapat kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya. Tentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku yaitu dengan membawa KTP elektonik atau surat keterangan, mereka ini nanti  bisa masuk dalam form DPT tambahan,” ujar Hudri.

Djoko Wahyudi, Komisioner KPU Divisi Perencanaan dan Data menjelaskan, rekapitulasi DPSHP di Kota Probolinggo dengan jumlah pemilih baru sebanyak 1.488, pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 2.616 perbaikan data sebanyak 493, serta pemilih laki – laki sebanyak 79.547, pemilih perempuan sebanyak 83.993 dengan total pemilih sebanyak 163.567.

“Dari hasil kajian KPU dengan Dispenduk Capil diketahui sebanyak 3.846 telah perekaman, yang sudah mendaftar tapi belum perekaman sebanyak 1.651 dan 314 orang yang belum mendaftar dan belum perekaman. Diperkirakan oleh Dispenduk Capil sebelum pencoblosan perekaman KTP el telah selesai,” jawabnya. (mita/humas)

 

MAYANGAN - Wednesday (18/4) Probolinggo City General Election Commission (KPU) held an open plenary meeting on the recapitulation of the Provisional Improved Voters List (DPSHP) and Final Voter List (DPT) in the election of Governor and Deputy Governor of East Java and the selection of Mayor and Deputy Mayor of Probolinggo in 2018, at Hotel Bromo Park.

Chairman of the Probolinggo City KPU, Ahmad Hudri, said that this activity is a series of stages of updating voter data which then matched and researched voter data and subsequently processed into DPT.

In the meeting, there was a decline number between DPS and DPT. In the DPS recorded 164,695 voters while today (yesterday) DPT data totaled 163,567. Djoko said, the declining number of DPT compared to DPS, after having coordination with Civil Registration Department and Elections Supervisory Committee (Panwaslu) to review 5,811 personnel data that did not have electronic identity-card (KTP) and the data was included in the DPS data of 164,695.

"If there is a community in the city who has not been registered in the DPT, there is no need to worry because they can still get the opportunity to have their right to vote. Of course based on the terms and conditions applied, by bringing an electronic ID or a certificate, they can later be included in the additional DPT form," Hudri said.

Djoko Wahyudi, Commissioner of the KPU Planning and Data Division explained that DPSHP recapitulation in Probolinggo City with 1,488 new voters, 2,616 non-qualified voters, 493 improvements in data, and 79,547 male voters, 83,993 female voters with as many voters as 163,567.

"From the results of the KPU's study with Civil Registration Department, it was known that as many as 3,846 citizens had done data-recording process, 1,651 people had registered but had not been recorded and 314 people who had not registered and had not yet recorded. Civil Registration Department predicts that data-recording process of electronic KTP would be completed before the voting," he replied.