foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

Bulan Ramadhan semakin dekat. Hal tersebut menjadi perhatian dari Wali Kota Probolinggo, Rukmini. Ia mengajak seluruh elemen Kota Probolinggo untuk menjaga Kota Probolinggo tetap kondusif dengan saling toleransi antar umat beragama. “Tunjukkan bahwa Kota Probolinggo ini dibangun dengan rasa kekeluargaan dan toleransi yang tinggi,” katanya. Maka dari itu, Rukmini sangat mengapresiasi peran serta tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) dalam menumbuhkan rasa saling menghargai dan menghormati antar umat beragama. 

Selain itu, dia juga mengharapkan agar Toga dan Tomas untuk turut aktif membantu pemerintah dalam mengendalikan stabilitas harga kebutuhan pokok yang cenderung naik menjelang bulan Ramadhan. “Saya juga menganjurkan para pedagang untuk tidak memanfaatkan momen Ramadhan ini untuk kepentingan sendiri dengan mencari untung yang lebih,” katanya. 

Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan anggota Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) dengan para Tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Probolinggo, Jum’at (04/05) di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Kota Probolinggo. Dalam kegiatan ini, hadir pula Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus Rudiyanto Ghafur, Komandan Kodim 0820 , Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Bambang Agus Suwignyo, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Probolinggo. 

Dalam kesempatan yang dihadiri oleh kurang lebih 230 orang ini, wali kota juga mengingatkan bahwa tahun ini Kota Probolinggo merupakan salah satu pemerintah daerah yang mengadakan Pemilukada. “Selain itu, tahun depan juga dilaksanakan Pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, maka dari itu, saya juga para Toga dan Tomas untuk berperan serta untuk memupuk rasa persaudaraan dan kebangsaan di tengah masyarakat,” tambahnya. Dengan memiliki rasa kebangsaan, wali kota merasa bahwa kehidupan masyarakat akan rukun dan damai.

Menurut Sekretaris BakesbangPol, Adi Purnomo, kegiatan ini memang digelar untuk menjaring dan menampung aspirasi dan pendapat dari masyarakat mengenai berbagai permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan Kota Probolinggo. “Kegiatan ini juga merupakan suatu bentuk komunikasi yang efektif yang dibangun antara FKPD dengan masyarakat,” katanya. Adi menambahkan dengan kegiatan ini mampu meningkatkan peran serta aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondisi Kota Probolinggo yang kondusif._hariyantiagustina

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659