foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama Sekda dr Bambang Agus Suwignyo dipastikan tidak akan maju dalam bursa pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018. Rukmini pun legawa. Ini setelah rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan tidak jatuh pada dirinya melainkan kandidat lain. 

Rukmini pun mengaku legawa dan tunduk patuh pada keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan. Hal ini disampaikan ketika dirinya menggelar jumpa pers dengan awak media  di Sabha Bina Praja, Selasa (9/1) siang. “Sesuai dengan keputusan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, rekomendasi jatuh pada pasangan Samsyu Alam dan Kulup untuk maju di pilkada tahun ini,” tutur Rukmini. 

Di sisa masa jabatannya hingga tahun 2019 mendatang, Rukmini menyatakan akan fokus menyelesaikan tugasnya dalam membangun Kota Probolinggo. Kendati demikian, sebagai kader partai, dirinya siap mendukung apa pun keputusan yang telah ditetapkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan.

“Saya sebagai kader partai harus patuh terhadap keputusan yang ditetapkan, harus legowo dan nerimo. Saya ucapkan selamat kepada pasangan yang telah mendapatkan rekomendasi. Semoga di pilkada tahun ini, kita mendapatkan hasil yang terbaik. Mendapatkan seorang pemimpin yang amanah,” ujar Rukmini.

Wali kota perempuan pertama di Kota Probolinggo ini berharap pemkot akan menemukan pemimpin yang terbaik, diberi kemaslahatan, kesejahteraan dan semakin maju. “Mudah-mudahan pilkada 2018 berkualitas,” serunya. 

Di akhir acara Rukmini mengajak para jurnalis membuat artikel tentang dirinya selama menjabat sebagai kepala daerah. Bagi siapapun yang menyerahkan tulisan akan mendapatkan hadiah. “Tidak perlu banyak-banyak, tulisannya 5 halaman saja. Nanti per halaman akan dihargai sebesar Rp 100.000. Saya tetapkan tulisannya harus jadi sebelum tanggal 31 Januari nanti,” ungkap Rukmini. (alfienhandiansyah/humas)

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659