foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

KANIGARAN - Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jawa Timur telah datang di Kota Probolinggo untuk melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017. Maka dari itu, Pemkot Probolinggo melalui Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) memberikan pengarahan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (23/01). 

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini itu menghadirkan seluruh kepala OPD, Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), bendahara pengeluaran, bendahara penerimaan, dan pengurus barang. Wali kota Rukmini memerintahkan kepada seluruh OPD untuk segera mencukupi semua laporan yang diminta oleh BPK. 

“Tolong segera semua mencukupi permintaan data, dokumen, laporan yang dibutuhkan atau diminta BPK,” kata wali kota. Dia juga menyarankan kepada seluruh kepala OPD untuk tidak keluar kota selama pemeriksaan BPK berlangsung. “Bila diperlukan, kepala OPD harus siap memenuhi panggilan BPK, untuk wawancara, konfirmasi, atau klarifikasi,” lanjut Rukmini. Dia juga menganjurkan kepada seluruh OPD untuk selalu berkoordinasi dengan Inspektorat.

Pemeriksaan BPK akan berlangsung selama dua puluh delapan hari, dimulai dari tanggal 22 Januari sampai dengan tanggal 18 Februari. “Selama 28 hari kami akan melakukan pemeriksaan awal atas LKPD Kota Probolinggo, selain itu kami akan memeriksa atas bantuan keuangan partai politik,” kata N. Diva Mahaendra, Pengendali Teknis Tim BPK RI. 

Dia berharap tahun ini Kota Probolinggo mampu mengumpulkan LKPD tepat waktu yakni 31 Maret.¬ Seperti pemeriksaan sebelumnya, dalam pemeriksaan kali ini, BPPKAD dan Inspektorat juga ditunjuk sebagai koordinator. (hariyantia/humas)

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659