foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

Sumaryam, 62, salah seorang Calon Jamaah Haji (CJH) kloter 53 asal Kota Probolinggo meninggal di Makkah. Mendengar kabar tersebut, Jumat (18/8) siang Wali Kota Rukmini bertakziah ke rumah duka di Jalan Musi RT 3 RW 5, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok. 

Menurut cerita keluarga yang menemui wali kota, almarhumah Sumaryam berangkat ke tanah suci bersama Sunamo, 67, suaminya. Katanya, almarhum dimakamkan di Maklah kemarin (17/8) waktu Indonesia setelah disholatkan di masjid. “Setelah dimakamkan, bapak (Sunamo) menelpon kami cerita kalau sudah dimakamkan. Katanya dimakamkannya sama seperti di Indonesia, bukan ditumpuk-tumpuk seperti cerita orang,” tutur salah satu anak almarhumah. 

Almarhumah sejak lama sudah punya penyakit diabetes, tetapi saat tes kesehatan ia dinyatakan lolos dan tidak bermasalah dengan kesehatan. Hanya saja akhir-akhir ini mulai muncul asam urat dan kolesterol. “Katanya bapak itu sudah umroh kedua. Setelah sya’i mengeluh pusing lalu ditidurkan. Pas dilihat lagi sudah tidak ada,” kenang anak perempuan almarhumah. 

Kepada keluarga, wali kota menyampaikan rasa bela sungkawanya. “Mudah-mudahan diberi kesabaran ya (keluarga almarhumah). Disana (almarhumah) sudah enak, meninggal di tanah suci, bertemu dengan Nabi. Wallahualam,” tutur Rukmini. 

Meninggalnya Sumaryam mengurangi jumlah CJH asal Kota Mangga, yang semula 205 kini tinggal 204 orang. “Mudah-mudahan tidak ditambah lagi (CJH yang meninggal). Semoga jamaah asal Kota Probolinggo sehat semua dan bisa menjalankan ibadah hingga selesai kembali ke tanah air. Amin,” seru wali kota. 

Siang itu, Wali Kota Rukmini menyerahkan sumbangan kepada keluarga yang berduka. Rukmini tak sendiri, ia didampingi Plh Sekda Achmad Sudiyanto, Kabag Humas dan Protokol Prijo Djatmiko, Kabag Kesra Aman Suryaman, Kabag Umum Sugito Prasetyo dan Camat Kedopok Nanang Agus Santoso. (famydecta/humas)

 

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659