foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

Selasa malam (31/10), di depan Kantor Wali Kota Probolinggo berlangsung Pawai Obor dalam rangka turut memperingati Hari Santri Nasional ke-3 dan Hari Sumpah Pemuda ke-89. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan dikoordinir oleh Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) diikuti oleh 33 lembaga Islam di Kota Probolinggo.

Pawai Obor memiliki makna yaitu pawai merupakan simbol eratnya kekeluargaan dan silaturahmi warga dan wadah komunikasi, sedangkan obor merupakan perlambang cahaya ilmu yang akan menerangi perjalanan hidup dunia dan akhirat. 

Kepala Disbudpar Agus Efendi juga menjelaskan banyak manfaat yang dapat dipelajari dari kegiatan pawai obor ini serta menjadi salah satu kegiatan positif sebagai wadah menggali kreatifitas para pemuda agar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif.  Selain dapat meningkatkan keimanan dan kecintaan pada Islam, pawai obor juga merupakan tradisi masyarakat leluhur yang harus tetap dijaga dan dilestarikan.

“Ini merupakan kali pertama pemkot ikut memeriahkan dalam momen Hari Santri dengan kegiatan pawai obor, masih banyak kekurangan disana sini, semoga tahun depan bisa dikemas lebih baik dan lebih meriah lagi,”ungkap Agus.

Malam itu, Hadrah Aryas yang merupakan juara 3 tingkat Provinsi Jawa Timur dalam lomba hadrah Al-Banjari dan Se Lanceng Negereh kelompok seni yang berasal dari Kelurahan Jati yang juga kelompok seni binaan Disbudpar, tampil memukau perhatian penonton. (malinda/humas)

 

UMBUL-UMBUL HARI JADI 659

SPANDUK HARI JADI 659

LOGO HARI JADI 659