foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

 

KANIGARAN - Halaman Kantor Wali Kota Probolinggo nampak lain dari biasanya, Kamis (7/12) pagi. Ratusan orang berdatangan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat lainnya juga nampak untuk menghadiri Pengajian Umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H.

Wali Kota Rukmini yang dalam acara ini berkesempatan untuk memberikan sambutan mengatakan pentingnya umat Islam untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan tauladan bagi umat Islam. Nabi Muhammad merupakan sosok yang telah menunjukkan perjuangan gigihnya untuk membela agama Islam di zaman jahiliyah.

“Peringatan Maulid Nabi dapat mengukuhkan komitmen loyalitas kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan adanya acara semacam ini, banyak umat Islam yang membaca shalawat untuk menunjukkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW,” tutur Rukmini.

Rukmini berpesan agar masyarakat dapat selalu meneladani Nabi Muhammad SAW. Ia berharap agar para orang tua dapat mengajarkan hal tersebut kepada anak-anaknya. “Ceritakan kisah-kisah Nabi kepada anak-anaknya. Sebelum tidur misalnya, agar anak-anak kita tidak memuja publik figur yang seharusnya tidak dicontoh,” katanya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini digelar dalam bentuk pengajian umum dengan menghadirkan Zainur Roziqin, seorang dosen Universitas Merdeka Malang yang bertindak sebagai penceramah.

Dalam ceramahnya, Zainur mengingatkan masyarakat yang hadir tentang tiga momen penting yang harus diingat di bulan Rabiul Awal. Bulan Rabiul Awal mengingatkan tiga hal, yakni hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, hijrahnya Nabi Muhammad SAW, dan bulan wafatnya Nabi Muhammad SAW.

“Sebagai seorang muslim, kita dilahirkan dengan segala hawa nafsu. Namun kita harus meniru Nabi Muhammad SAW yang selama hidupnya selalu menonjolkan nafsu mutmainah, yakni nafsu untuk melakukan kebaikan,” tutur Zainur.

Ia juga meminta kepada para undangan yang hadir untuk merubah diri menjadi peribadi yang lebih baik, mengingat, di bulan Rabiul awal ini merupakan momen yang tepat untuk melakukan hijrah.

“Bagaimana melakukan hijrah? Ubah perilaku kita yang selama ini jelek menjadi perilaku bagus. Yang tadinya malas belajar, mulai sekarang harus rajin belajar. Yang tadinya jahat harus menjadi baik,” jelasnya.

Pagi itu, sejumlah bantuan diberikan kepada ratusan anak tidak mampu. Bantuan dari Baznas Kota Probolinggo ini diberikan dalam bentuk dua program, yakni program Probolinggo Peduli Yatim untuk 326 anak dan Probolinggo Cerdas kepada 585 anak. Masing-masing anak mendapatkan uang santunan sebesar Rp 150.000. (alfien/humas)

 

DATA PERS 2018

SAKIP 2017

LINK BADAN/DINAS

  • Badan Perencanaan Daerah dan Penelitian Pengembangan
  • Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
  • Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
  • Dinas Perikanan
  • Dinas Kesehatan
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
  • Dinas Perhubungan
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
  • Dinas Komunikasi dan Informatika
  • Dinas Lingkungan Hidup
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
  • Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
  • Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana

 

LINK BAGIAN/KANTOR

  • Bagian Administrasi Pembangunan
  • Bagian Administrasi Perekonomian
  • Bagian Hukum
  • Bagian Humas Dan Protokol
  • Bagian Kesejahraan Rakyat
  • Bagian Organisasi
  • Bagian Pemerintahan
  • Bagian Umum
  • Dinas Perpustakaan & Kearsipan
  • Inspektorat
  • Kantor Satpol. Pp
  • RSUD Dr. Moch. Saleh
  • Sekretariat Dewan
  • Sekretariat KPUD

LINK KECAMATAN

  • Kecamatan Mayangan
  • Kecamatan Kedopok
  • Kecamatan Wonoasih
  • Kecamatan Kademangan
  • Kecamatan Kanigaran