foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
0335-436103
humaskotaprob@gmail.com

DAFTAR PENGHARGAAN MULAI TAHUN 2014-2018

Penghargaan 2014 

1. Kepala Daerah Berprestasi Kinerja Terbaik 

Wali Kota Probolinggo Rukmini dinobatkan sebagai “Kepala Daerah Berprestasi Kinerja Terbaik” peringkat-4 dilakukan EKPPD (Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah) terhadap LPPD (Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah) tahun 2012. 

Penyerahan penghargaan dan penghargaan untuk perusahaan yang memperingati hari Otonomi Daerah ke 18, bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, (25/4) Jakarta. 

Diberlakukannya pemerintah yang dituntut memberikan pelayanan publik yang baik untuk berbagai kemungkinan kepala daerah. Oleh karena itu kepala daerah dituntut agar memiliki inovasi, pembangunan daerah, dapat mengembangkan SDM dan SDA dengan bijak dan berkelanjutan. Wali Kota Probolinggo menghasilkan laporan yang sangat tepat waktu dari SKPD (Satuan Kinerja Perangkat Daerah) kemudian menjadi LKPD (Laporan Kinerja), pelaksanaan program di antara dan data dan implementasi di lapangan. 

 2. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) LHP BPK-RI 

Badan Pengawas Ketenagakerjaan Nasional (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Probolinggo (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur. Predikat ini berhasil disandang sejak tahun 2011 silam. 

Wali Kota Probolinggo Rukmini bersama Ketua DPRD setempat HM Sulaiman menerima LHP secara langsung yang diberikan oleh Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Timur Muzakkir, Jumat (23/5) siang di kantor BPK RI Jl Juanda, Sidoarjo. 

Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Timur Muzakkir ada hasil yang tidak memuaskan. "Tapi, ini gambar untuk pemda untuk ada dan ada tindakan," katanya. Rukmini membeberkan, meraih opini WTP tidak berarti tidak ada catatan. Upaya terus untuk terus meminimalisir catatan dengan lebih meningkatkan profesionalisme perbendaharaan, manajemen dan pelaporan keuangan. “Masih bersama-sama bekerja dengan baik, dengan baik. Insyaallah keemasan (meraih prestasi) akan lebih mudah lagi, ”ujarnya. 

 3. Anugerah Adipura Kencana

Anugerah Adipura Kencana untuk kategori kota sedang diraih Pemerintah Kota Probolinggo. Anugerah Adipura Kencana ini menunjukkan komitmen Pemkot dalam pengelolaan dan penanggulangan dampak lingkungan. Anugerah Adipura Kencana Diperoleh oleh Wakil Presiden Boediono kepada Wali Kota Rukmini, (5/6) di Istana Wakil Presiden, Kebon Sirih, Jakarta.

Kota Probolinggo berhasil mempertahankan penghargaan Adipura sejak tujuh tahun berturut-turut. Anugerah Adipura Kencana yang memberi nama surut di Kementerian Lingkungan Hidup (LH). Maksudnya, anugerah untuk daerah yang melebihi batas dari segi pencemaran udara dan udara, pengelolaan tanah, iklim, sosial, ekonomi dan keragaman hayati yang mulai ditiadakan. 

 4. Piala Wahana Tata Nugraha Kencana 

Setelah lima tahun berturut-turut meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN), di tahun 2014 Kota Probolinggo akhirnya meraih WTN Kencana. Penghargaan yang diberikan di atas kemampuan provinsi dan daerah dalam membuat sistem pendidikan perkotaan yang dibutuhkan masyarakat. 

Wali Kota Probolinggo Rukmini menerima Penghargaan WTN Kencana dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang dipromosikan oleh Menteri Perhubungan RI EE Mangindaan di Smesco Convention Center Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (10/9). Penyerahan ini dilakukan dengan pembukaan pameran transportasi Indonesia tahun 2014. 

Penilaian WTN sesuai dengan SK Menhub KP 747 tahun 2014 tentang penetapan kota / kabupaten dan provinsi sebagai penerima penghargaan WTN 2014. Se-Indonesia hanya dua daerah yang mendapat kategori WTN Kencana kota sedang, yaitu Kota Probolinggo dan Kota Madiun. Sedangkan Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan WTN Wiratama. 

 5. Indonesia Road Safety Award 2014

Kota Probolinggo kembali mendapat IRSA (Indonesia Road Safety Award) 2014, bulan Desember. Agak berbeda dengan WTN, jika WTN penyelenggaranya pemerintah, IRSA digelar pihak swasta. Tim juri terdiri dari kementerian perhubungan, kementerian kesehatan, kementerian PU, POLRI, perguruan tinggi, LSM dan masyarakat transportasi. 

 6. Otonomi Award Pengelolaan Lingkungan Hidup 

Di Kali Kedua, Kota Probolinggo meraih OA (Otonomi Award) Kategori Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan (Gemas Darling). Inovasi lingkungan yang merupakan tradisi yang dikeluarkan oleh Wali Kota Rukmini, istri wali kota sebelumnya, HM. Buchori. 

Program Gerakan Peduli Lingkungan melalui Gemas Darling (Gerakan Masyarakat Sadar Lingkungan) yang dikomandani BLH Kota Probolinggo. Selain Diksun (Detektif Sungai), ada Forum Masyarakat Curah Grinting Menuju Sejahtera (Formascur Mesra) yang sudah eksis.

Gerakan tersebut kian kukuh karena ditopang Perda No 4/2010 tentang Kualitas Pengelolaan Air. Enam sungai besar yang mengalir di kota itu, yaitu Sungai Banger, Kedunggaleng, Kasbah, Legundi, Pancor, dan Ombol, menjadi sentra kegiatan lingkungan tersebut.

7. Guru Kinerja Kinerja Pemerintah Daerah (PKPD-PU) 

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diperlukan untuk terus mendorong Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota dalam rangka layanan dan penyediaan prasarana Pekerjaan Umum untuk kegiatan Kinerja Masyarakat Daerah (PKPD-PU), 15 Desember. 

Kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2005, memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Apresiasi hal-hal tersebut dalam bidang penataan ruang, pekerjaan umum (sub bidang sumber daya udara, bina marga, cipta karya), dan bidang pembinaan jasa konstruksi. Kota Probolinggo memenangkan di bidang cipta karya. 

 8. Penghargaan Penggerak Koperasi 

Wali Kota Probolinggo Rukmini kembali menerima Penghargaan Penggerak Koperasi 2014 dengan Peringkat Paramadhana Madya Adi Nugraha Koperasi yang disunting oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Anak Gede Ngurah Puspayoga di Gedung SMESCO Jakarta, 9 Desember. 

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor 34 / Kep / M.KUKM / XI / 2014 tanggal 26 November 2014. Kementerian Koperasi dan UKM RI memberikan penghargaan untuk provinsi, kabupaten dan kota. meningkatkan komitmennya terhadap pemberdayaan koperasi dan UKM di masing masing-masing. Melalui program program yang memungkinkan peningkatan anggota dan masyarakat serta merealisasikannya. 

Keberhasilan yang diraih ini tidak ada dari peran pemrogram dalam menerapkan kebijakan dengan menerapkan visi dan misi yang berkembang dengan mengembangkan koperasi dan UKM. Kriteria yang menjadi fokus adalah untuk mengimplementasikan keberpihakannya terhadap pengembangan koperasi dan UKM serta kepedulian terhadap perkembangan dan kinerja koperasi dan UKM. 

 

9.Indonesia Green Awards

Pemkot Probolinggo kembali menambah deretan Penghargaan di bidang lingkungan dengan Indonesia Green Awards. Penghargaan untuk kategori Kota Hijau 2014 yang kali ini menghasilkan Kota Probolinggo ini, Jumat (18/6), dibayar langsung oleh Kabid Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) dan Kelistrikan Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat, Asep Suprapto Lelono, di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Penghargaan DPD RI Irman Gusman, bersama Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhammad Marwan dan La Tofi, saat Peluncuran Gerakan Indonesia Berlanjut dan Penganugerahan Indonesia Penghargaan Hijau tahun ke-5.

Inovasi yang akhirnya membuahkan penghargaan ini adalah Probolinggo Kota Seribu Taman, Pengembangan Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL), pengelolaan sampah terpadu, peran mangrove sebagai pemberdayaan masyarakat pesisir, program rekreasi gas dan KB2S2 (Kali Banger Bersih Sehat Sejahtera). 

Tahun ini, selain Green City untuk Kota Probolinggo, Sepanjang Probolinggo juga membawa kembali kategori Sekolah Hijau untuk SDN Sukabumi 6, SDN Mangunharjo 6 dan SMKN 1. Serta kategori Pelopor Pencegahan Polusi yang diraih oleh PT. Kutai Timber Indonesia.

 

 

 Penghargaan 2015

1. Tiga Penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) 2014

12 Maret 2015, Wali Kota Probolinggo Rukmini Melatih Tiga Penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) 2014 dari Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo. 

Torehan tiga Penghargaan yaitu bidang ruang lingkup, bidang pengelolaan sanitasi, dan sub bidang manajemen. ISI KESEHATAN Kota Probolinggo memiliki fitur terobosan dan ide-ide dalam menciptakan pelayanan masyarakat. ANGKATAN DAPAT dapat mendorong dan meningkatkan kualitas layanan untuk pemerintah daerah terhadap pelayanan masyarakat. 

 2. Peringkat 3 Kota Berprestasi Kinerja Terbaik Nasional

Kementerian Dalam Negeri memberikan penghargaan kepada gubernur dan bupati / wali kota di Indonesia yang memiliki prestasi terbaik di tahun 2013. Kota Probolinggo berada di peringkat yang sama dengan Mendagri Tjahjo Kumolo, Senin (27/4). 

Hasil evaluasi terhadap LPPD 2013 ada pemeringkatan provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia. Mendagri memberikan tiga provinsi, 10 kabupaten dan kota berprestasi terbaik. Mereka yang menerima penghargaan pada saat upacara Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XIX Yaitu Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. 

Pengadaan Hasil Evaluasi Kinerja (EKPPD) terhadap LPPD merupakan langkah-langkah strategis dari pemerintah pusat untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean goverment) dengan memberikan hasil yang baik dalam pelaksanaan otonomi daerah. Sekaligus sebagai bentuk bahan dalam meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintah daerah. 

 

3. Tokoh Koperasi 

Banyaknya koperasi yang tidak aktif di Kota Probolinggo membuat Wali Kota Rukmini tergerak. Ia merasa perlu membina koperasi di wilayahnya. Usaha pembinaan tersebut akhirnya berbuah manis. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI akhirnya menetapkan Rukmini bersama 16 pimpinan daerah lainnya di-Indonesia sebagai salah satu tokoh penggerak koperasi di Indonesia. Penghargaan tersebut diterima Rukmini di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Minggu 12 Juli 2015, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi ke-68. 

Penghargaan tersebut Cukup prestisius mengingat Tanda Jasa Bhakti Koperasi dan UKM Dari Presiden RI Yang Disahkan Oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga Dan Hanya 3 Daerah Saja di Jawa Timur Yang meraihnya. Yakni, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Nganjuk dan Kota Probolinggo.

Wali kota mengatakan, penghargaan itu menunjukkan koperasi di Kota Probolinggo telah tumbuh, baik secara kualitas dan kualitas. Serta sudah bisa dilaksanakan dengan baik. “Lumayan bisa meningkatkan perekenonomi daerah. Sementara, pemerintah menyediakan modal untuk koperasi dan UKM melalui dana bergulir, ”ungkapnya.

 

4. Gerakan Masyarakat Makan Ikan 

Keberhasilan program DKP Kota Probolinggo meningkatkan kegemaran masyarakat Kota Probolinggo dalam mengkonsumsi ikan, ternyata berbuah manis. (12/11) bertempat di JIEXPO Jakarta, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Probolinggo dalam hal ini DKP Kota Probolinggo, Penghargaan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN). 

Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Penguatan Daya. Penghargaan tersebut menjadi lima kategori, digat Forikan Provinsi, yang diberikan untuk Provinsi Lampung, Provinsi Gorontalo, Provinsi Sumatera Selatan, dan Provinsi NTT. Forikan Kabupaten Kota diberikan kepada Kabupaten Boalemo, Kabupaten Purbalingga, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Agam. Selain itu ada kategori Badan Usaha Perikanan, Restoran / Rumah Makan, dan Perorangan. 

 5. Anugerah Adipura

Kota Probolinggo kembali memenangkan Anugerah Adipura yang sudah diadopsi sembilan kali berturut-turut sejak tahun 2007 lalu. Anugerah Adipura dan Plakat Adipura kategori TPA (Tempat Pemaduan Akhir) terbaik dari Wali Kota Probolinggo Rukmini dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya, di Balai Bhirawa, Hotel Bidakara, Jakarta, kemarin (23/11). 

Penghargaan untuk pemerintah memberikan melalui indeks Adipura terhadap 357 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Penilaian Adipura berbunyi dan lebih ketat. Langkah-langkah langkah-langkah pemerintah daerah dalam mengelola. Melalui ini, pemerintah dapat membuat ekosistem dan lingkungan yang ideal bagi masyarakat. Menjadi kota dan kabupaten yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan. 

 

6. Plakat Adipura TPA 

Plakat Adipura TPA (Tempat Pemaduan Akhir) terbaik dari Wali Kota Probolinggo Rukmini dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya, di Balai Bhirawa, Hotel Bidakara, Jakarta, kemarin (23/11). 

Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menegaskan, urusan TPA harus dikeluarkan oleh pemerintah daerah sesuai UU 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah yaitu menggunakan kriteria TPA yang operasionalnya dikendalikan TPA (lahan urug terkontrol). 

Hal ini diindikasikan dengan nilai TPA ≥ 74 untuk kategori kota kecil dan sedang dan nilai TPA ≥ 72 untuk kategori kota besar dan metropolitan. Jadi, jika kota-kota memiliki nilai Adipura ≥ 74 namun nilai TPA-nya tidak mencapai syarat maka kota itu tidak akan memberikan penghargaan Adipura. 

 7. Swasti Saba Wistara 

Program Kota Sehat di Kota Probolinggo meraih Swasti Saba Wistaratingkat nasional di tahun 2015. Enam tatanan yang diberlakukan Kota Probolinggo yaitu Kawasan Permukiman Sehat yang mencakup sarana pembuangan limbah manusia (tinja) dan sarana air bersih.

Kawasan Permukiman, Sarana, dan Prasarana Sehat, Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Pelayanan Transportasi, serta Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat. Kawasan Kehidupan Masyarakat Sehat dan Kawasan Ketahanan Pangan dan Gizi. Kemudian Tatanan Kawasan Kehidupan Sosial yang Sehat. 

 8. Wahana Tata Nugraha Kencana 

Kota Probolinggo menjadi kota yang menerima piala Wahana Tata Nugraha (WTN) selama lima tahun berturut-turut di tahun 2015 meraih WTN Kencana dari Presiden RI di Istana Presiden, 23 Desember. 

Penghargaan WTN adalah sarana untuk mendorong dan memotivasi pemprov dan pemerintah dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan yang selamat, tertib, lancar, efisien, dan berkelanjutan.

 

Penghargaan 2016

1. Parasamya Purnakarya Nugraha

Kementerian Dalam Negeri RI memberikan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha kepada Pemerintah Kota Probolinggo dan Satya Lencana dari Presiden RI di Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta, 24 April 2016. 

Parasamya adalah penghargaan tertinggi dari Presiden. Penilaian Parasamya harus lolos 700 indikator dengan lamaadaan selama enam bulan dan 31 urusan pemerintahan. Untuk kategori Provinsi, Jawa Timur merupakan provinsi yang telah berhasil menjadi juara 1 selama 5 tahun berturut-turut. Belum ada yang mampu mengalahkan Provinsi Jatim. Mereka sudah 5 kali berturut-turut menjadi juara 1 sebagai daerah dengan status sangat tinggi. 

 

2. Anugerah Adipura Kirana 

Cara Kota Probolinggo mempertahankan kebersihan dan pengendalian lingkungan, kembali mendapat penghargaan dari Pemerintah Pusat berupa penghargaan Adipura Kirana 2016. Dengan demikian Pemkot Probolinggo telah berhasil mempertahankan predikat sebagai Kota Adipura 10 kali berturut-turut.

 Piala bergengsi tingkat nasional itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Wali Kota Probolinggo Rukmini di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bersama Kota dan Kabupaten penerima anugerah Indonesia, pada jumat bulan bulan Juli lalu. Dalam penyerahan itu, Jusuf Kalla didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

 Kota Probolinggo sukses meraih Adipura Kirana, bersama 38 kota / ibu kota kabupaten lainnya. Adipura Kirana adalah kategori-kategori utama adipura untuk mewujudkan kota-kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi (TTI) berbasis pengendalian lingkungan hidup (kota yang menarik).

 

3. Kawastara Pawitra 

Pemerintah Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi. Setelah sukses meraih penghargaan Adipura Kirana, kini kota yang kerap dijuluki Kota Mangga ini berhasil meraih penghargaan di bidang pendidikan, yaitu anugerah Kawastara Pawitra. 

Wali Kota Rukmini menerima penghargaan ini di Hotel Novotel Solo (15/10) dan diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy. Kawastara Pawitra merupakan penghargaan yang diberikan pada kabupaten / kota yang memiliki komitmen tinggi terhadap penyelenggaraan Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah (PPCKS). 

Keseluruhan, 113 kabupaten / kota di Indonesia, termasuk Kota Probolinggo menerima penghargaan ini. Dari jumlah tersebut, 12 kabupaten / kota di Jawa Timur menerima penghargaan ini. Implementasi program ini pada kualitas SDM yang terdiri dari 6 komponen penting dan sosial, kepemimpinan, pengembangan sekolah, manajemen sumber daya, kewirausahaan, dan komponen supervisi pembelajaran.

 

4. Penghargaan Pencatatan Kelahiran 

Cakupan kepemilikan akta kelahiran tahun 2016, bagi anak-anak 0-18 tahun di Kota Probolinggo mencapai 83,96%. Angka tersebut melebihi angka nasional yang dipatok 70%. Jumlahnya mencapai 55.607 dari total keseluruhan 66.234 anak.

Pencapaian prestasi yang positif dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Rabu (24/8). Piagam penghargaan diberikan atas penyelenggaraan pendidikan pencatatan kelahiran yang mencapai target nasional lebih cepat dari batas waktu yang telah ditetapkan.

Kerja keras dan komitmen dalam pelayanan publik khususnya di bidang pengurusan akta kelahiran, manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Ditambah dengan kebebasan yang diberikan seperti, gratis, bagi yang terlambat tidak perlu.

 

5. Penghargaan Insan Olahraga Berprestasi 2016

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan berupa trophy, dan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota (pemkot) Probolinggo atas komitmen dan keperduliannya dalam bidang Olah Raga. Penghargaan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam penjelasan Hari Sumpah Pemuda di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (28/10). 

Penghargaan untuk pembina olah raga, atlet, pelatih, lembaga / badan olah raga di Jawa Timur diberikan dalam sebuah keputusan Gubernur Jawa Timur tentang Penerima Penghargaan Kepada Insan Olah Raga Berprestasi Tahun 2016. 

selain dinobatkan sebagai lembaga yang melatih olah raga, beberapa pelatih berprestasi dan atlet berprestasi yang mendapat penghargaan juga diborong asal Pemkot Probolinggo. Yaitu Fatullah, pelatih Anggar dari Kota Probolinggo, atlet Diah Permatasari, atlet Anggar, Rindi Surfiyanto, Atlit Panjat Tebing, dan Bambang Suryadi, Atlet Balap Sepeda.

 

Penghargaan 2017

1. Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2017

Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional tahun 2017 dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur. Sabtu (20/5), bertempat di Gelora Joko Samudro Kabupaten Gresik

Penghargaan tersebut dapat bertepatan dengan pelaksanaan gelora acara dan simposium pelayanan masyarakat Jawa Timur 2017.

2. Penghargaan Inovasi Pastika Parahita 

Diberikan oleh Menteri Kesehatan di Jokjakarta, 12-07-2017

Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Ialah Penghargaan Pastika Parahita, sebuah penghargaan yang dianug oleh Kementerian Lingkungan Hidup yang telah melihat Peraturan Daerah (Perda) Tanpa Rokok (KTR).

Rabu (12/7), Wali Kota Probolinggo Rukmini Menerima Penghargaan Pastika Parahita dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Mohamad Subuh, di The Alana Convention Center, Sleman, DIY. Dalam sertifikat, Pemkot Probolinggo bisa dapat mengimplementasikan perda KTR tersebut secara optimal. 

3. Penghargaan Kota Layak Anak Pratama 2017

Kota Probolinggo berhasil meraih Penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) pratama dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yohana Yambise, di Pekanbaru, Sabtu (22/7) lalu. Penghargaan itu diterima wali kota Rukmini. 

Pemberian Penghargaan dan Penganugerahan ini adalah bentuk kepedulian dan apresiasi dari Departemen Kesehatan atas semua jerih payah para Bupati dan Walikota dan para penerima penghargaan dalam upaya amanat konstitusi, pemenuhan hak anak-anak

Kota Probolinggo menerapkan terobosan yang telah melakukan seperti penerapan layanan tiga dalam satu. Yakni, seorang anak lahir, dapat langsung melakukan pengurusan akta kelahiran, kartu keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Probolinggo masuk ketegori kota layak anak

4. Penghargaan TPID Inovatif th 2017

Pemerintah Kota Probolinggo Memperoleh penghargaan TPID Inovatif, P engkor Hal ini oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Wali Kota Probolinggo Rukmini di Jakarta dalam acara TPID Award Tahun 2017 , Senin (28/7).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pemahaman dari Presiden RI kepada Kota Probolinggo yang berhasil menciptakan angka terendah, dengan cara mengembangkan program bagaimana masyarakat dapat membantu dengan Bulog di beberapa kota Probolinggo.

5. Penghargaan Adipura Th 2017

Penghargaan Ini dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar kepada Wali Kota Probolinggo Rukmini di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Rabu (2/8).

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk dari Menteri LHK kepada Kota Probolinggo yang telah menerapkan kota bersih, aman dan nyaman. Salah satu kebijakan Wali Kota Probolinggo untuk menjaga kota selalu bersih yaitu aparatur sipil negara (ASN) untuk melaksanakan bersih-bersih di beberapa negara kota setiap jumat pagi.

6. Penghargaan Adiwiyata Mandiri Th 2017

Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada empat sekolah antara lain SD Negeri Sukabumi 2, SD Negeri Kedung Asem 4, SMP Negeri 7 Kota Probolinggo, dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Probolinggo. Penghargaan Ini dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti .

Sekolah yang mendapatkan penghargaan ini merupakan prestasi bagi Kota Probolinggo karena Adiwiyata merupakan salah satu indikator bahwa sekolah-sekolah di Kota Probolinggo mulai menerapkan konsep lingkungan.

7. Penghargaan Lencana Darma Bhakti

Walikota MENERIMA Lencana Darma Bakti Dari Gubernur Jatim Soekarwo, digedung Grahadi S urabaya . Senin (14/8/2017) .

Dari 38 Kota / Kabupaten se-Jawa Timur hanya 3 Kepala Daerah yang berhasil mendapatkan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Ketua Mabicab Banyuwangi, Kota Wali Probolinggo Rukmini Ketua Mabicab kota Probolinggo, dan Wali Kota Ngawi Budi Sulistiyono Ketua Mabicab Kota Ngawi .

 

 Penghargaan 2018

1 . Penghargaan Pastika Prama

Penghargaan ini dari Kemerterian Kesehatan RI kepada Kota Probolinggo yang menyukseskan pembangunan di bidang kesehatan dan mengimplementasikan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

Sekda dr Bambang Agus Suwignyo Penghargaan yang dikeluarkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo, pada puncak hari Tembakau Sedunia tahun 2018 di Aula Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.

 

2 . Penghargaan Kota Layak Anak

Penghargaan ini merupakan program yang telah diberikan kepada pemerintah daerah yang telah mewujudkan program pemenuhan hak anak dengan baik.

Walikota Probolinggo Rukmini menerima penghargaan tersebut secara langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Yohana Yambise, di Dyandra Convention Center, Surabaya.

 

3. Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Wali Kota Probolinggo menerima Penghargaan Atas 99 Inovasi Pelayanan Publik dari Kementerian Pemberdaya Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin di Ballroom Hotel Shangrila. Rabu (19/9).

Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari Kemenpan dan RB kepada Kota Probolinggo yang memiliki inovasi Pelita Si Abah (Pemanfaatan Limbah Tahu Alternatif Alternatif Bakar dan Ramah Lingkungan) dimana inovasi ini sangat bermanfaat karena membangun lingkungan yang bersih.

4. Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Penghargaan ini merupakan penghargaan dari Gubernur dan Menteri Keuangan atas laporan keuangan tahun 2017 dan pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Probolinggo yang baik dan patuh terhadap aturan yang ada.

Wali Kota Hj Rukmini menerima piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan Sri Mulyani, yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, di ruang rapat Graha Wicaksana Praja lantai 8, Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Jum'at (28/9).

5. Penghargaan Dok Penyelenggara Informasi Kinerja Pelatihan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD)

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Probolinggo. Penghargaan yang diterima Wali Kota Rukmini saat melakukan upacara hari ulang tahun ke-73 Provinsi Jawa Timur di Gedung Grahadi, Jum'at (12/10).

Penghargaan ini merupakan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kota Probolinggo menjadi sebagai penyusun. (DIKPLHD) Kabupaten / Kota di Provinsi Jawa Timur Tahun 2017.