Kendalikan Lingkungan, Pemkot-PT KTI Teken MoU

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Setiap orang berkewajiban sehat kelestarian lingkungan hidup serta pencatatan dan / atau kerusakan lingkungan. Hal tersebut merupakan salah satu pasal yang ada di dalam Undang-Undang nomor 32 tahun 2009. Hal tersebut juga menjadi dasar PT.KTI (Kutai Timber Indonesia) Probolinggo dalam mewujudkan CSR (Corporate Social Responsibility) yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Hal tersebut pada saat pertemuan antara PT. KTI dan Pemerintah Kota Probolinggo di Sabha Manggala Bhakti, Kamis (25/10).

Dalam pertemuan tersebut, presiden direktur PT. KTI, Satoshi Kawanami mengatakan bahwa akan ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perusahaan yang bergerak dibidang perkayuan tersebut. “Yaitu konservasi bakau, revitalisasi mata air, sanitasi lingkungan, pendampingan untuk sekolah adiwiyata, dan beberapa kegiatan lainnya,” kata dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata. Dia juga mengatakan bahwa CSR yang dilakukan oleh PT. KTI melakukan pada pemberdayaan masyarakat dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Probolinggo Rukmini sangat gembira dengan adanya kerjasama yang dilakukan dengan PT. KTI. “Untuk melindungi lingkungan hidup dan menjadi anggota dari seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, pihak swasta dan masyarakat itu sendiri, dan semuanya harus selalu aktif,” katanya. Dia juga mengatakan bahwa dengan lingkungan hidup dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Budi Krisyanto selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo mengatakan bahwa kerjasama ini merupakan salah satu perwujudan dari salah satu yang ada di UU nomor 32 tahun 2009, untuk mewujudkan peningkatan kualitas udara, udara, dan tanah. “Tujuan dari kegiatan ini (bersama dengan PT.KTI) sebagai media dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan hidup, dan juga sebagai sarana untuk meningkatkan, sumber, sampah, dan revitalisas TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu), memajukan kualitas lingkungan hidup ”kata Budi. (hariyanti / humas)

 

KANIGARAN – Every person is obliged to maintain the preservation of environmental functions and control pollution and / or damage to environment. This is one of the articles contained in Law No. 32 of 2009. This is also the basis of PT. KTI (Kutai Timber Indonesia) Probolinggo in realizing CSR (Corporate Social Responsibility) which will be held this year. This was revealed at a meeting between PT. KTI and Probolinggo Municipalityat Sabha Manggala Bhakti, Thursday (25/10).

During the meeting, the president director of PT. KTI, Satoshi Kawanami said that there will be several activities that will be carried out by the company engaged in the timber sector. “We would have mangrove conservation, revitalization of water sources, environmental sanitation, assistance for adiwiyata schools, and several other activities,” he said in Indonesian. He also said that CSR carried out by PT. KTI is based on community empowerment and to improve community welfare.

Probolinggo Mayor Rukmini was very grateful for the collaboration with PT. KTI. “To protect and manage the environment is indeed the duty of all elements of society, the government, the private sector and the community itself, and everyone must always be active,” she said. She also said that environmental management can improve people’s lives.

Budi Krisyanto as head of Probolinggo City Environmental Department (DLH) said that this collaboration was one of the manifestations of obligations contained in Law No. 32 of 2009, to realize efforts in improving the quality of air, water and land. “The purpose of this activity (collaboration with PT. KTI) as a medium in order to improve environmental quality, and also as a means to increase the use of water sources, waste management, and revitalization of TPST (Integrated Waste Disposal), so as to improve environment,” said Budi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.