OPD Tandatangani Pakta Integritas Inovasi

image_pdfimage_print

 

KADEMANGAN– Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menandatangani pakta integritas  pelaksanaan inovasi daerah dengan Wali Kota Probolinggo. Penandatangan berlangsung di sela-sela kegiatan laboratorium inovasi tahap 3 (desain), Rabu (30/10) di salah satu hall hotel di Jl. Raya Bromo, Kelurahan Triwung Lor. Laboratorium inovasi ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). 

Wali Kota Rukmini meminta setiap OPD memiliki inovasi. “Saya harap, inovasi ini bukan tingkat kota, tapi masing-masing OPD punya inovasi. Lebih-lebih kalau setiap ASN punya inovasi, itu justru yang kita harapkan bersama. Kita ini sudah masuk dalam tahap desain. Untuk itu, OPD sudah harus bisa merancang inovasi untuk meningkatkan kinerja masing-masing OPD”, harap Rukmini. 

“Kita harus berupaya menunjukkan kinerja kepada masyarakat, agar masyarakat tidak melihat kita ini hanya duduk-duduk saja. Tunjukkan kalau kita ini bekerja keras, ya salah satunya dengan menciptakan inovasi-inovasi baru ini. Saya mengapresiasi OPD-OPD yang sudah menjalankan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Seperti Dispenduk Capil yang sudah memiliki inovasi 3in1, yang bisa langsung dilayani di Kelurahan,” tambah Wali Kota.

Rukmini juga meminta inovasi-inovasi yang diciptakan OPD bisa bersaing dengan inovasi dari daerah lain. “Saya inginnya kalau kita membuat inovasi, itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. sukur-sukur kalau inovasi kita mampu menembus inovasi pelayanan publik tingkat nasional. Tahun ini kita memiliki Pelita Si Abah yang sudah menembus Top 99 inovasi Pelayanan Publik tahun 2018 dari kementerian Pendayagunaan Paratur Negara RI,” pungkas Rukmini. 

Pelita Si Abah merupakan inovasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo. Mereka memanfaatkan limbah tahu sebagai energi alternatif. Pelita Si Abah merupaka akronim dari pemanfaatan limbah tahu sebagai alternative bahan bakar murah dan ramah lingkungan. 

Kepala Pusat Promosi, Inovasi, dan Pengembangan Kapasitas LAN, Dr. Moh. Firdaus mengungkapkan jika inovasi adalah hal yang mutlak. “Inovasi bukan lagi sebuah kemewahan, tapi hal mendasar yang harus kita ciptakan dalam menunjang pekerjaan kita sehari-hari. Kalau kita melihat perkembangan zaman, inovasi tidak bisa lagi menjadi pilihan. Artinya kalau kita mau, kita lakukan. Inovasi saat ini adalah hal yang mutlak yang harus kita lakukan,” ujar Firdaus. 

Dalam kesempatan itu, tiga OPD berkesempatan mempresentasikan inovasinya. Di antaranya, dari Peskesmas Kanigaran terkait dengan penanganan orang dengan gangguan jiwa. Puskesmas Sukabumi penanganan penyakit TB, serta PDAM terkait penanganan pelangggan. (abdurhamzah/humas) 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.