3.637 Pelajar Tanding di 17 Cabang Porkota 

KEDOPOK– Pekan Olah Raga Kota (Porkota) Probolinggo 2018 resmi dimulai. Ditandai dengan pembukaan oleh  Wali Kota Probolinggo, Rukmini di GOR Mastrip Kecamatan Kedopok, Jumat (2/11) pagi. Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Probolinggo, Asisten Administrasi Umum, Budiono Wirawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Probolinggo serta Ketua KONI  Kota Probolinggo, Siswadi juga hadir dalam pembukaan.

Soeharyono selaku Wakil Ketua, menginformasikan peserta Porkota Probolinggo yang ke V tahun 2018 ini diikuti oleh pelajar tingkat SD, MI, SMP, dan MTs se Kota Probolinggo. Porkota berlangsung selama 15 hari, dimulai pada hari ini sampai dengan tanggal 17 November 2018 mendatang.

“Porkota  yang rutin dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini bertujuan untuk memupuk dan meningkatkan rasa persatuan, kebersamaan dan persaudaraan antar pelajar di Kota Probolinggo. Serta menjaring bibit-bibit atlet olah raga untuk dibina dan dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.

Kegiatan Porkota ke V ini dilaksanakan di beberapa tempat, yakni GOR Mastip, GOR Ahmad Yani, Stadion Bayuangga, Gedung Islamic Center, SMP Negeri 2, SD Negeri Sukabumi 2, serta di GOR Tri Dharma. Khusus untuk Drum Band, start dari Polres Probolinggo Kota dan Finish di Alun-alun Kota Probolinggo.

Soeharyono juga menyampaikan sebanyak 3.637 atlet dari tujuh belas (17) cabang olahraga yang akan mensukseskan Porkota kali ini. Cabang-cabang olah raga yang akan dipertandingkan yaitu Atletik, Balap sepeda, Basket, Bridge, Catur, Drum Band, Karate, Panjat Tebing. Serta Pencak silat, Renang, Senam,  Sepak Bola, Sepak Takraw, Tenes Meja dan Voli.

Batas usia atlet tingkat SD/MI maksimal 12 tahun, sedangkan untuk atlet tingkat SMP/MTs maksimal 15 tahun. Untuk penjuarian dan wasit, KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Probolinggo bekerjasama dengan pengurus cabang olah raga dan guru-guru olahraga se- Kota probolinggo serta pelaku olah raga masing-masing cabang olahraga.  “Dengan kegiatan ini semoga ada bibit-bibit atlet berbakat, yang bisa membawa nama besar Kota Probolinggo di tingakat Jawa Timur, Nasional maupun Internasional,”ungkap Soeharyono.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan Porkota ini merupakan kegiatan rutin. “Porkota ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Saya berharap kegiatan ini mampu menjaring bibit-bibit potensial atlet berbakat yang akan dibina lebih lanjut sehingga dapat berprestasi lebih baik di tingkat daerah dan Nasional,” harap Rukmini.

“KONI agar memantau, menggali, memandu dan membina potensi para pelajar. Saya berharap kepada seluruh atlet, tumbuhkan semangat menjadi yang terbaik dengan cara-cara santun, beretika dan bermartabat. Sehingga kelak menjadi atlet yang sejati dan menjadi kebanggaan Kota Probolinggo. kembangkan bakat adek-adek di bidang olah raga, karena akan menghindarkan dari perilaku negatif,” ujarnya.

Juara terbaik Porkota masing-masing cabang olah raga untuk juara satu, dua dan tiga mendapatkan medali dan piagam. Sedangkan, juara umum dari pihak sekolah akan mendapatkan tropy bergilir dan uang pembinaan. Dalam kesempatan itu, diserahkan tropy bergilir dari Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Sukabumi 1 dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadyah Kota Probolinggo kepada Wali Kota Probolinggo, selanjutnya piala bergilir diserahkan kepada Ketua Umum KONI Kota Probolinggo. (noviati/humas)