Kecamatan Wonoasih Gelar Lomba Kampung Partisipatif

WONOASIH – Lomba Kampung Partisipatif Kecamatan Wonoasih yang berproses selama dua bulan dengan beberapa tahap penilaian dari tim juri, akhirnya mencapai puncaknya. Penganugerahan kepada para pemenang lomba digelar pada Kamis malam, (6/12), di halaman Kecamatan Wonoasih.

Letak geografis Kecamatan Wonoasih yang berada paling selatan batas wilayah Kota Probolinggo, serta warganya yang memiliki komitmen dan semangat perlu terus digali potensinya, menjadi dasar diadakan lomba tersebut. Selain itu, masyarakat Wonoasih ingin memberikan kontribusi dan peran serta aktif dalam pembangunan Kota Probolinggo.

Camat Wonoasih Deus Nawandi Cam menyampaikan, hal ini merupakan komitmen dan keinginan masyarakat untuk mempunyai identitas lokal. Sehingga mampu menghasilkan sebuah ciri khas lokal untuk menunjang Impressive Probolinggo City yang menjadi opsi atau pilihan destinasi wisata.

Destinasi yang dimaksud, tidak hanya wisata namun mampu menjadi pusat model pemberdayaan kampung-kampung partisipatif yang ada di Kota Probolinggo. “Tak hanya sampai disini (penganugerahan), agar kampung-kampung yang sudah tertata ini tidak kembali tidur, kami akan terus mensupport salah satunya dengan mengadakan rapat-rapat atau kegiatan kantor Kecamatan dan Kelurahan di kampung-kampung partisipatif. Dengan harapan mampu memunculkan jiwa entrepreneur masyarakatnya,” ungkap Deus.

Malam itu, Kelurahan Kedungasem dengan kampung asrinya mampu menyingkirkan 5 kelurahan lainnya dan menjadi pemenang. Piala dan piagam penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp 10 juta diberikan langsung oleh Wali Kota Probolinggo Rukmini.

Sedangkan juara kedua diraih Kelurahan Pakistaji, dan juara ketiga Kelurahan Wonoasih. Kelurahan Jrebeng Kidul menjadi juara harapan pertama, Kelurahan Sumbertaman juara harapan kedua dan Kelurahan Kedunggaleng menjadi juara harapan tiga.

Wali Kota Rukmini dalam sambutannya menyampaikan kegiatan lomba ini diharapkan nantinya di masing-masing kelurahan memiliki ikon yang berbeda dari daerah lain, yang mampu mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing kelurahan.

“Saya ucapkan selamat kepada para penerima penghargaan kampung partisipatif, semoga terus dapat dipertahankan prestasinya bahkan meningkat di masa mendatang. Untuk mengangkat potensi Kecamatan Wonoasih pada khususnya dan Kota Probolinggo pada umumnya,” ujar Rukmini. (malinda/humas)