Semarak Pesisir, Manjakan Masyarakat dengan Hasil Perikanan 

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Kemeriahan terlihat di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai, Jumat (7/12) pagi. Alat pendingin ikan nampak berjejer di sekeliling laut. Berboks-boks ikan berbagai jenis siap dibakar lengkap dengan bumbu kecap, arang dan kipasnya. Masyarakat pun berebut memilih ikan, bakar sendiri dan makan ikan gratis.   

Nampak Wali Kota Probolinggo Rukmini tengah asyikemahan ikan. Sesekali ia menjadi obyek foto bagi masyarakat yang berdatangan kala itu. Di sisi timur, terdapat meja yang telah tertata rapi berbagai jajanan produk pertanian yang dilombakan. Di ujung dermaga dan ada lomba lari yang diikuti 100 peserta. Diambil dengan cerdas bersama dengan peserta Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan sosialisasi gemar makan ikan. 

Begitulah keseruan Semarak Pesisir gelaran Dinas Perikanan Kota Probolinggo. Semarak garapan sengaja digeber untuk menggugah kesadaran tentang pentingnya potensi makanan di Kota Probolinggo. Baik itu hasil perikanan tangkap, budidaya atau pengolahan ikan. 

Potensi perikanan di Kota Probolinggo, menurut Wali Kota, cukup besar dengan cetak hasil tangkapan ikan mencapai 19 ribu ton pada tahun 2017 yang merupakan potensi besar untuk dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat. 

Namun dengan produksi yang cukup besar, konsumsi ikan di Kota Probolinggo masih jauh dari target nasional sebesar 45,37 kg / kapita / tahun. Konsumsi makan ikan di Kota Probolinggo hanya 35,70 kg / kapita / tahun. 

“Yang berarti, ikan yang digunakan oleh masyarakat Kota Probolinggo hanya 7 ribu ton. Caraalkan ke luar kota dalam bentuk ikan segar. Kondisi ini menjadi perhatian agar hasil dari konversi agar semaksimal mungkin untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, ”kata Rukmini. 

Ia berharap, Semarak Pesisir menjadi salah satu momentum untuk selalu berinovasi dan bersinergi antara ASN dan memungkinkan usaha-usaha yang diperlukan untuk mengoptimalkan. Rukmini pun mengimbau seluruh jiwa dan gerakan yang selalu menjaga keanekaragaman hayati laut, tidak mengotori laut dan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. 

“Terus berinovasi dan berkreasi dengan mudah di tengah-tengah masyarakat global dan menjadi daya tarik bagi pengunjung Kota Probolinggo. Selamat hari ikan nasional yang ke 5, dengan protein ikan kita membangun bangsa, ”seru wali kota. 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Rukmini juga menyerahkan simbolis sertifikat halal untuk 15 UKM binaan Dinas Perikanan, bantuan peralatan dari Rp 180 juta untuk kelompok pelita berkah dan pembagian produk olahan ikan Gema Insani kepada 493 orang. 

Kasi Pengembangan Mutu dan Promosi Dinas Perikanan, Hoirul Arifin, menambahkan, dan makan ikan gratis, Dinas Perikanan ingin menunjukkan ke potensi makanan di Kota Probolinggo. Sebanyak 2 kuintal ikan jenis kakap, menganti, mangla dan banyar diperkirakan mencapai 1000 ekor pun telah disiapkan. 

Untuk lomba inovasi olahan perikanan, pihaknya ingin memunculkan UKM baru berbasis olahan ikan. “Kriteria nilai lombanya melalui rasa produk, inovasi dan kemasan. Saat ini ada 98 UKM binaan Dinas Perikanan, itu di luar pengolah dan pemasar yang intelektual mencapai 435 orang, ”imbuh Hoirul. 

Alivia, salah satu warga yang ikut serta dan makan ikan gratis terlihat begitu antusias. Usai memilih jenis ikan yang diinginkan, ia pun melatihnya di alat pembakaran yang telah mewujudkan lalu membakarnya sendiri. “Enak, bisa memilih ikan dan gratis lagi. Semoga acara seperti ini bisa ada semua negara dan lebih diinformasikan ke masyarakat agar lebih ramai. Kayaknya kalau sakit hari lebih parah karena banyak yang jalan-jalan, ”kata salah satu siswa SMK negeri di Kota Probolinggo ini. (soni / humas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.