Jelang Natal, Pemkot Gelar Sidak Mamin dan Kosmetik

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2018, Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menggelar inspeksi mendadak makanan minuman dan produk kosmetik ke sejumlah pertokoan di Kota Probolinggo, Selasa (11/12). Dalam sidak kali ini, terdapat sejumlah sasaran yang menjadi inspeksi tim Dinkes antara lain ijin edar produk, kondisi kemasan, tanggal kadaluarsa, hingga pelabelan produk.

Dalam sidak kali ini, Dinkes didampingi oleh instansi terkait seperti Satpol PP, Polres Probolinggo Kota, MUI Kota Probolinggo, serta Lembaga Perlindungan Konsumen. Setidaknya ada 5 pertokoan yang disasar oleh tim sidak. Sebagai sasaran pertama, tim yang dipimpin oleh Sekretaris Dinkes, Hery Siswanto ini langsung menuju ke Graha Mulia, salah satu swalayan terbesar di Kota Probolinggo.

Tim sidak dibagi menjadi beberapa orang yang menyebar ke tiap sudut toko. Di Graha Mulia, tim langsung menyasar produk makanan beku dan kosmetik. Hasilnya, hanya ditemukan sejumlah kemasan produk makanan yang penyok. Tak ada produk makanan atau pun kosmetik yang tidak memiliki izin edar maupun telah melampaui tanggal kadaluarsa.

Selanjutnya, tim bergerak ke Sinar Terang, swalayan yang terletak di pusat keramaian Kota Probolinggo. Terdapat beberapa produk yang kemasannya penyok. Tim juga menemukan sejumlah produk yang tulisan kadaluarsanya tidak jelas. Beranjak dari Sinar Terang, rombongan beralih ke Kurnia Damai Sejahtera (KDS) yang letaknya tak jauh dari Sinar Terang. Di sini, tim sidak tak menemukan produk yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.

Di dua tempat lainnya, yakni Giant dan Indomaret A. Yani, tim sidak juga menemukan sejumlah produk yang kemasannya penyok dan tulisan kadaluarsa yang tidak jelas. Sekretaris Dinkes, Hery Siswanto, menyebutkan sidak ini memang menjadi upaya pemerintah untuk melindungi hak konsumen. Pihaknya berkewajiban untuk melakukan pemantauan terhadap peredaran makanan minuman dan kosmetik di Kota Probolinggo.

“Meskipun demikian, saya tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam membeli sebuah produk. Tolong dilihat dulu tanggal kadaluarsanya. Lalu kemasannya juga. Meskipun belum kadaluarsa, kalau kemasan sudah penyok, itu bisa jadi produknya sudah rusak,” jelas Hery.

Yang menarik dalam sidak kali ini adalah pengecekan izin edar secara online. Untuk mengecek izin edar sebuah produk, tim sidak hanya melihat nomor izin edar yang tertera dalam kemasan dan memasukkannya pada aplikasi smartphone. Melalui aplikasi ini, izin edar produk dapat diketahui secara lengkap.

“Masyarakat bisa menggunakan aplikasi ini dengan sangat mudah. Tinggal memasukkan nomor izin edarnya saja. Aplikasinya bisa diunduh di Playstore,” ujar Hery.

Sementara itu, Manajer Area KDS, Tari mengungkapkan pihaknya sama sekali tidak merasa keberatan dengan sidak yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Justru, dirinya merasa terbantu dengan adanya sidak semacam ini.

“Kami sama sekali tidak keberatan. Justru kami berterima kasih jika sering dikunjungi. Artinya dengan adanya sidak, kami bisa lebih berhati-hati dalam melakukan pengendalian mutu produk yang kami jual,” ujar Tari.(alfien/humas)

KANIGARAN – Ahead of the celebration of Christmas Day and New Year 2018, the Probolinggo City Health Agency held a sudden inspection of food, drinks and cosmetic products to a number of shops in Probolinggo city, Tuesday (11/12). In this inspection, there were a number of targets that were inspected by the inspection team including product marketing permits, packaging conditions, expiration dates, and product labeling.

In this inspection, Health Agency was accompanied by relevant agencies such as the Satpol PP, Probolinggo City Police, Probolinggo City MUI, and the Consumer Protection Agency. There are at least 5 shops targeted by the inspection team. As the first target, the team led by the Secretary of the Health Agency, Hery Siswanto, headed straight to Graha Mulia, one of the largest supermarkets in Probolinggo city.

The inspection team was divided into several people who spread to each corner of the shop. At Graha Mulia, the team directly targets frozen food and cosmetic products. As a result, they only found a number of packaging products that are dented. There are no food products or cosmetics that do not have distribution permits or have exceeded the expiration date.

Next, the team moved to Sinar Terang, a supermarket located in the center of Probolinggo city. There are several products that have dented packaging. The team also found a number of products of which the expire date was unclear. Moving on from Sinar Terang, the group turned to Kurnia Damai Sejahtera (KDS), which is located not far from Sinar Terang. Here, the inspection team did not find a product that violated the stipulated provisions.

In two other places, namely Giant and Indomaret A. Yani, the inspection team also found a number of products of which packaging were dented and the expired date was not clear. The Secretary of the Health Office, Hery Siswanto, said that this inspection was indeed a government effort to protect consumer rights. It is an obligatory to monitor the circulation of food and cosmetics in Probolinggo city.

“Even so, I still appeal to the public to be careful when buying a product. Please see the expiration date. Then,the packaging too. Even though the product is not expired, if the packaging is dented, it could be a damaged product,” Hery explained.

What’s interesting in this inspection is checking online distribution permits. To check the distribution permit of a product, the team just needs to see the distribution permit number printed on the package and put it in the smartphone application. Through this application, product marketing authorization can be known in full.

“People can use this application very easily. Just enter the distribution permit number. The application can be downloaded at Playstore,” Hery said.

Meanwhile, KDS Area Manager, Tari, revealed that she did not have any objection to the inspection carried out by the local government. Instead, she felt that this kind of inspection is very helpful for her surveillance process.

“We don’t mind at all. We are grateful if the team visits us often. It means that with inspection, we can be more careful in controlling the quality of the products we have,” Tari said.

Leave a Reply

Your email address will not be published.