Wali Kota Berikan Bantuan Peralatan Usaha Bagi UMKM

image_pdfimage_print

Kanigaran – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Probolinggo terhadap masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP), memberikan bantuan prasarana penunjang pengembangan usaha kepada para UMKM Kota Probolinggo. Wali Kota Probolinggo secara simbolis memberikan bantuan tersebut yang di dampingi kepala DKUMPP, Gatot Wahyudi di Kantor DKUMPP Kota Probolinggo, Kamis (20/12).

Kepala DKUMPP Gatot Wahyudi mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk memberdayakan pelaku UMKM, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sehingga akan berdampak pada peningkatan pendapatan para pelaku usaha, dan juga bentuk perhatian Pemerintah Kota Probolinggo terhadap para UMKM Kota Probolinggo.

Sebanyak 160 para UMKM mendapatkan bantuan yang tersebar di lima kecamatan di seluruh Kota Probolinggo yang telah mengajukan proposal bantuan, proposal tersebut diseleksi dan diverifikasi secara ketat dari ratusan proposal yang masuk.

“Jenis peralatan bantuan prasarana penunjang pengembangan usaha sebanyak 50 jenis,  dengan jumlah barang sebanyak 359 buah, yang terdiri dari peralatan tukang, peralatan bengkel, peralatan servis eletronik, standing mixer, sealer, kompresor, mesin jahit multifungsi, mesin obras, etalase, showcase, freser box, rombong bakso, rombong es, rombong mie dan peralatan dapur lainnya,” ucap Gatot.

Wali Kota Rukmini dalam sambutannya menyampaiakan, dengan diberikan bantuan oleh pemerintah ini, diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan usahanya sehingga meciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan perekonomian daerah. “Data bagi penerima bantuan ini harus akurat, jika tahun kemarin mendapat bantuan tahun sekarang tidak mendapatkan bantuan lagi.” ucap Rukmini

Bantuan berupa barang yang diberikan oleh Pemerintah Kota Probolinggo harus dijaga dengan baik, digunakan semestinya dan tidak boleh dijual, minimal 3 tahun bantuan barang yang dikasih pemerintah harus tetap ada di tangan para UMKM. “Nanti hasil dari usahanya disisihkan untuk ditabung di bank untuk kepentingan masa depan dan mengembankan usahanya lebih maju,” kata Rukmini. (soni/humas)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.