Sulap Ikan Asap Jadi Berbagai Masakan

image_pdfimage_print

MAYANGAN – Ikan asap bisa disulap menjadi berbagai menu makanan yang lezat. Bagi para pecinta ikan, harus segera mencobanya. Kreasi masakan berbahan dasar ikan asap itu dilombakan dalam gelaran Probolinggo Food Festival hasil kerja bareng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Probolinggo.

Probolinggo Food Festival diadakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (9-10/2) di Bee Jay Bakau Resort. Pembukaan acara tersebut dihadiri Wawali Kota Probolinggo HMS Subri pada hari Sabtu. Puncaknya, keesokan harinya (10/2) malam, Wali Kota Hadi Zainal Abidin menutup acara sekaligus menyerahkan hadiah kepada pemenang berbagai lomba.

Ada 21 peserta lomba masak ikan asap, yang berasal dari hotel, restoran, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemkot Probolinggo hingga Lumajang. Yang berhasil lolos dalam lomba tersebut juara 1 diraih Dinas Perikanan dengan menu Burger Isap; juara 2 Lila Catering memasak menu Ose Ikan Asap dan juara 3 diduduki Maknyus dengan menu Ikan Asap Balado.

Ketiga juara telah merebut hati para juri yang menilai hasil masakan berdasar rasa, konsep, platting dan higienis. Prabowo, salah satu panitia menjelaskan, alasan Probolinggo Food Festival menggunakan ikan asap sebagai bahan dasar lomba memasak karena pihaknya ingin mengangkat produk lokal go to global.

“Agar apa yang dihasilkan (lomba memasak) bisa menjadi makanan khas Kota Probolinggo. From lokal to global. Jadi ketika orang bertanya menu makanan khas disini, ya olahan ikan asap ini,” ujar pengusaha selep beras itu.

Ia pun tidak menyangka antusiasme peserta lomba masak ikan asap begitu luar biasa. Dan, ternyata ikan asap bisa dimodifikasi. Ia menyontohkan, antara lain ada smoked fish curry, nasi bakar ikan asap hingga sushi.

“Acara ini baru pertama kali kami laksanakan. Dan ke depan, kami berharap Pemerintah Kota Probolinggo untuk lebih mendukung pengembangan pariwisata, pengembangan produk lokal untuk menjadi andalan,” ujar pria yang menjabat sebagai Kabid Perdagangan HIPMI Probolinggo ini.

Wali Kota Hadi Zainal Abidin, mengapresiasi acara yang sangat inspiratif tersebut. Karena dari menu yang diciptakan bisa menjadi salah satu ikon kuliner di Kota Probolinggo. Mengingat potensi ikan di Kota Probolinggo cukup besar dengan hasil tangkapan mencapai 19 ribu ton pada 2017.

Namun konsumsi ikan masih jauh dari target nasional sebesar 45,37 kg per kapita per tahun. “Probolinggo Food Festival, saya harap bisa diadakan setiap tahun dan kami siap. Kegiatan ini bisa menjadi magnet bagi UMKM baru dan semakin menggeliatkan UMKM yang ada,” terangnya.

Selain lomba memasak, selama festival berbagai acara pun digelar seperti pameran produk UMKM dan lomba seni. Malam itu, Habib Hadi nampak ditemani sang istri Aminah Hadi Zainal Abidin dan didampingi Sekda Bambang Agus Suwignyo serta sejumlah pejabat pemkot. (famydecta/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.