image_pdfimage_print

KANIGARAN–Informasi bisa datang dari mana saja dan kapan saja tanpa ada batasan. Pun informasi yang diterima oleh Wali Kota Hadi Zainal Abidin, orang nomor satu di Kota Probolinggo.

Information could come from anywhere and anytime without limit, so is the information for mayor Hadi Zainal Abidin, the number one person in Probolinggo city.

Saat memimpin sebuah audiensi, ia informasi masyarakat dari sebuah laman facebook tentang keresahan adanya tempat perjudian. Habib Hadi pun langsung merespon-nya.

While leading a meeting, he informed coming from facebook on some places for gambling. And Habib Hadi responded it directly.

Karena dalam laporan tersebut, langsung menyebut nama Habib Hadi Zainal Abidin. Isinya, resah adanya tempat judi yang sudah lama berlangsung dan mengganggu ketertiban di masyarakat. Tak perlu berlama-lama, Habib Hadi pun bergeser ke lokasi bersama Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, sekitar pukul 10.00, Selasa (12/2).

Since the report tagged his name, Habib Hadi Zainal Abidin, and it said that place was run for so long and and ruin the orderliness of people. Not a long time, Habib Hadi directly go to that site along with the chief of Probolinggo city police, AKBP Alfian Nurrizal at ten o’clock, Tuesday (12/2).

Tidak ditemui adanya aktifitas perjudian pada siang itu. Yang ada, hanya bangunan yang diduga tempat judi. Bangunan itu pun akhirnya dibongkar paksa oleh petugas gabungan dari Polres Probolinggo Kota, TNI dan Satpol PP.

It was not find any gambling activities that day, but there is a building that is expected as a place to gamble and demolished by officers coming from regional police, national army, and Satpol PP (governmental police).

Bangunan itu berdiri di RT 5 RW 4 Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. “Pembongkaran sarang judi ayam kami lakukan setelah sejumlah warga mengaku resah dan melaporkannya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pemberantasan perjudian di wilayah Kota Probolinggo,” kata Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal.

It is at RT 5 RW 4 Kebonsari Wetan village, Kanigaran sub-district. “We do the demolition used for cock fight since the people around feel uncomfortable and report it, it is such an effort to eradicate kinds of gambling in Probolinggo city,” said the chief of police, AKBP Alfian Nurrizal.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi menegaskan, tidak akan membiarkan perjudian di wilayahnya semakin menjamur. Selain bisa mengakibatkan tindak kriminalisitas semakin meningkat, perjudian jelas membuat resah dan dilarang agama. “Saya tidak ingin di wilayah kota ada tempat-tempat yang di luar norma susila agama,” tegasnya.

Menawhile, Probolinggo mayor Habib Hadi said that he will not allow any gambling activity in his territory. Not ony make criminality raised,, gambling activity also make the people around feel uncomfortable and it is kind of prohibited action in all religion. I will not let any kind place that break the religion norm,” he said.

Habib Hadi pun akan terbuka dan berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi, jika ada hal yang sangat menganggu kamtibmas serta terindikasi melanggar kriminalitas. Ia mempersilakan menyampaikannya bisa melalui media sosial milik pemerintah atau ke Radio Suarakota.

Habib Hadi will receive any information publicly and say thank you to the informer, if there are any activities which break the orderliness and any kinds of criminality. He let people to inform it through governmental social media and Radio Suara Kota.

Menurut Habib Hadi, informasi tidak bisa ditunggu. Tetapi, harus menjemput bola melalui fasilitas yang telah disediakan. “Kami akan tindak semua ajang perjudian dalam bentuk apapun. Kabarnya, masih ada beberapa tempat yang digunakan sebagai ajang judi di Kota Probolinggo. Kami dengan pihak keamanan yang meliputi kepolisian, TNI dan Satpol PP, akan bekerja sama untuk memberantas hantu masyarakat itu. Saya juga berterima kasih kepada Bapak Kapolresta dan TNI yang sudah bekerja sama,” tegasnya. (famydecta/humas)

According Habib Hadi, information can not be awaited. However, it has to say it directly through provided facilities. “We will take action in all gambling activities. It said that there are stil any places used as gambling activities in Probolinggo city. We, along with security forces including police, TNI, and Satpol PP will work together to eradicate this activity. I also say thank you to the chief of regional police and TNI for the support,” he said firmly.

Leave a Reply

Your email address will not be published.