image_pdfimage_print

MAYANGAN – Pemerintah Kota Probolinggo, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), memberikan pembekalan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan memasuki purna tugas periode April 2019-Maret 2020. Acara digelar di ruang Majapahit Balle Hinggil. Rabu (13/2).

Kepala BKPSDM Rachma Deta Antariksa dalam laporannya mengatakan, bahwa pembekalan PNS menjelang purna tugas berjumlah 113 orang PNS. Dengan rincian, bulan April sebanyak 8 orang, Mei 12 orang, Juni 7 orang, Juli 5 orang, Agustus 10 orang, September 17 orang, Oktober 6 orang, Nopember 10 orang, Desember 9 orang. Sedangkan Januari 2020 sebanyak 9 orang, Februari 10 orang dan Maret 10 orang.

Deta-panggilan akrabnya- juga mengatakan, tujuan pemberian pembekalan bagi PNS yang purna tugas di Pemerintah Kota Probolinggo adalah memberikan wawasan bagi PNS yang akan memasuki masa purna tugas, melalui pembekalan dan wawasan yang mencakup masalah motivasi Psikologis untuk memberikan kebahagiaan pasca purna tugas.

“Pembekalan kali ini mendatangkan Narasumber dari Universitas Negeri Malang Dr. Umi Dayati dan materi pembekalan mengacu pada tema Menuju Bahagia Di Masa Purna Tugas,” kata Deta.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin  menjelaskan, bahwa masa pensiun bagi seseorang PNS dihadapkan pada kondisi yang berbeda. Seperti manajemen waktu, yang semula padat menjadi longgar dan seseorang yang pensiun akan memiliki waktu banyak untuk berkumpul dengan berkeluarga, meskipun secara produktifitas tidak mampu menghasilkan sesuatu yang lebih bagi keluarganya.

“Jadikanlah masa pensiun ini nantinya merupakan awal kehidupan baru yang lebih bahagia, serta mampu memberi manfaat tidak hanya bagi kita sendiri tapi juga bagi orang lain dan terus mengubah pola pikir yang lama menjadi lebih maju, profesional dan inovatif,” ucap Habib Hadi. (soni/humas)

Probolinggo city government, through the agency of apparatus and human resources improvement (BKPSDM), give some briefing to civil servants who will retired on April 2019-March 2020 period. It is held at Majapahit hall Bale Hinggil, on Wednesday (13/2).

The head of BKPSDM Rachma Deta Antariksa in his report said that it is attended by 113 civil servants consisting of, 8 people will retired on April, 12 people on Mei, 7 people on June, 5 people on July, 10 people on August, 17 people on September, 6 people on October, 10 people on November, and 9 people on December. While on January 2020, there are 9 people who will retired, 10 people on February and 10 people on March.

Deta-what he called-also said that the aim of this briefing is to widen the knowledge of civil servant who will retired soon, including psychological motivation to have happiness in their retired time.

“Jadikanlah masa pensiun ini nantinya merupakan awal kehidupan baru yang lebih bahagia, serta mampu memberi manfaat tidak hanya bagi kita sendiri tapi juga bagi orang lain dan terus mengubah pola pikir yang lama menjadi lebih maju, profesional dan inovatif,” ucap Habib Hadi. (soni/humas)

“The speaker of it is coming from Universitas Negeri Malang, Dr. Umi Dayati and themed “Living Happy in retirement day.

Probolinggo mayor Hadi Zainal Abidin explained, civil servants will face different condition in their retirement day, such as time management. They will have many time for their family, but their productivity is much less than their active time.

 “Let your retirement day become a new beginning of your happier life, and give many benefit for yourself and others, and change your own mindset to be more professional and more innovative,” said Habib Hadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.