image_pdfimage_print

KANIGARAN – Gerakan pramuka memiliki peran yang strategis dalam upaya menyiapkan generasi muda menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, tanggap, mandiri dan kreatif. Pendidikan kepramukaan tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan belaka, melainkan menyangkut pula pembinaan watak dan tingkah laku peserta didik sehingga terbentuk karakter, khususnya dalam bidang keagamaan.

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Probolinggo menggelar pelepasan kontingen Perkemahan Penggalang Ma’arif Nasional (PERGAMANAS II) di halaman rumah dinas Wali Kota Probolinggo, Minggu (17/2), dengan tema “Pramuka Aswaja, Menuju Generasi Emas 2030”.

Ketua PC LP Maarif Kota Probolinggo, M.Holil mengatakan kegiatan PERGAMANAS dilaksanakan 2 tahun sekali, kali ini bertempat di Buperta Cibubur, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 18 – 23 Februari 2019. Peserta yang dikirim sebanyak 40 orang, dengan rincian 3 regu putra sebanyak 24 orang, 2 regu putri sebanyak 16 orang.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkkan ukhuwah islamiyah, khususnya di jajaran pramuka penggalang. Meningkatkan kualitas pramuka dalam hal kebersamaan, membentuk karakter disiplin dan kemandirian,” ucap Holil.

Ketua Kwartir Cabang Kota Probolinggo, Maskur berkata kepada peserta bahwa mereka adalah anggota pramuka yang telah terseleksi sebagai pramuka Sako Ma’arif pilihan Kota Probolinggo.

“Bulatkan tekad, kuatkan hati untuk menjadi yang terbaik di setiap kesempatan lomba. Semoga di ajang tersebut kalian mampu mencapai prestasi yang setinggi – tingginya sehingga dapat membawa nama Kota Probolinggo di tingkat Nasional,” harap Maskur.

Selain itu, Maskur juga mengatakan jangan sampai harapan tersebut membebani adik – adik penggalang, akan tetapi menjadi motivasi dalam mengikuti PERGAMANAS II ini. “Yang terpenting berusaha semaksimal mungkin dan berdoa agar dalam PERGAMANAS nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengapresiasi semangat dan kekompakan yang luar biasa dari adik – adik penggalang, yang menunjukkan bahwasanya Kota Probolinggo mempunyai generasi masa depan yang lebih baik.

“Mudah – mudahan saya sebagai Wali Kota Probolinggo bisa terus menerus, mensuport, mendukung khususnya di lembaga maarif, untuk terus mencetak generasi – generasi muda yang luar biasa. Generasi muda seperti ini yang bisa membawa dan mengawal masa depan bangsa dan negara lebih baik,” ujarnya.

Disamping itu, wali kota juga mengatakan terima kasih kepada kakak pembina  atas dedikasinya bisa mencetak adik adik penggalang sesuai dengan harapan. Adik penggalang ini harus menjadi pelopor / contoh untuk anak muda lainnya agar tetap preprestasi di bidangnya, tidak terpengaruh lingkungan buruk di sekitarnya, dan tentunya berguna bagi nusa dan bangsa.

“Alhamdulillah semoga kedepan khususnya di lembaga ma’arif bisa bersaing, tidak kalah dengan yang lainnya tunjukkan bahwasannya bisa berprestasi, bisa membawa nama baik Kota Probolinggo,” tambah Habib Hadi.

Pagi itu, Habib Hadi juga memakaikan jaket kontingen PERGAMANAS kepada 3 orang perwakilan yang akan diberangkatkan ke Cibubur. (mita/humas) 

Indonesian scouts movement has a strategic role in order to prepare a tough, responsive, independent, and creative young generation. Scouting education is not only about knowledge and skill, but also character building and manner issues especially in religious matters.

Indonesian scouting movement of Probolinggo city released a contingent for Perkemahan Penggalang Ma’arif Nasional (Pergamanas II) at the yard of mayor’s official residence, on Monday (17/2) which has themed “Pramuka Aswaja, Menuju Generasi Emas 2030/Aswaja Scouts, Toward 2030 Golden generation.”

The head of Ma’arif Education institution of Probolinggo city, M. Holil said Pergamanas is a biennale event. This time, it will be held at Buperta Cibubur, Jakarta starting at 18 to 23 February 2019. There are 40 partisipants that will be joined in this contingent, consisting of 24 person in 3 male group and 16 person in 2 female group.

 “It aims to improve ukhuwah islamiyah(Islamic relationship), especially in Penggalang (scouts ranks) level. (It is) improving the quality in togetherness, building the discipline and independent character,” said Holil.

The head of Indonesian Scout of Probolinggo city, Maskur said these partisipants is the selected one to be Sako Ma’arif Scouts of Probolinggo city.

 “Get strong determination to be the best in every moment. May you reach the highest achievement for Probolinggo city in National level,” hoped Maskur.

 Moreover, Maskur said it is for the motivation for the partisipants in joining Pergamanas II. “The most important is trying as hard as you can, and hoping Pergamanas will go well,” added him.

 Meanwhile, the head of advisory board of Probolinggo Scouts, Habib Hadi Zainal Abidin appreciated the the incredible spirit and togetherness of the participants which represented better young generation of Probolinggo city.

 “I, as mayor could give continuous support especially for ma’arif institution to create incredible young generation, that will bring our future nation much better,” he said.

 After that, the mayor thanked to all the coach for their hard work in creating better generation. He said that they must be a role model for another young generation in having achievement in their field, not being influenced by the bad environment, and participating in nation-life.

 “Alhamdulillah (thanks God), may in the future, Ma’arif institution can compete with others, (please) show that you can get some achievement for Probolinggo city,” added Habib Hadi.

That morning, Habib Hadi give the jacket of Pergamanas to the representative of participants that will go to Cibubur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.