image_pdfimage_print

MAYANGAN – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar acara tasyakuran menempati kantor baru, yang merupakan eks kantor Satpol PP di Jalan Hayam Wuruk. Tasyakuran ini digelar di Aula DP3AKB, Selasa (19/2). Hadir dalam acara ini Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, Wakil Wali Kota HMS Subri, dan sejumlah pejabat terkait.

Kepala DP3AKB, Sukam mengucapkan terima kasih karena wali kota sudah memberikan kantor baru untuk DP3AKB karena gedung yang lama tidak layak untuk ditempati, seperti halnya 1 meja untuk 2 orang serta berkas berkas menumpuk atau bisa dibilang kantor tidak sehat. “Karyawan DP3AKB sejumlah 65 orang, dengan rincian 19 tenaga fungsional, 35 tenaga struktural dan 8 tenaga PTT,” terang sukam.

Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan dengan adanya kantor baru ini, semangat harus baru, kinerja harus lebih baik lagi sesuai dengan tupoksi yang ada.

“Tasyakuran ini sebagai simbol rasa syukur, semoga membawa keberkahan dan kemanfaatan. Jika kedepan ada kekurangan untuk penempatan kantor DP3AKB waktu Perubahan APBD bisa disiapkan lebih baik lagi untuk kenyamanan bersama,”ujar habib Hadi.

Dalam kesempatan itu, Habib Hadi juga berpesan agar lebih fokus lagi dalam bekerja, tingkatkan prestasi untuk Kota Probolinggo. (mita/humas)

The agency of Women Empowerement, Children Protection, and Family Planning (DP3AKB) held tasyakuran (a gathering to express gratitude to God) for having a new office, which is the ex-office of Satpol PP (governmental police) at Jalan Hayam Wuruk. Placed at the hall of DP2AKB office, it is attended by Probolinggo mayor, Hadi Zainal Abidin, vice mayor HMS Subri and some related agency, Tuesday (19/2)

The head of DP3AKB, Sukam thanked to the mayor for the new office since the previous one was much uncomfortable such as there is 1 desk for 2 employees, and many piles of files.”DP3AKB has 65 employess consisting of 19 functional employees, 35 structural employees, and 8 temporary employees,” explained Sukam.

 Habib HadiZainal Abidin hoped this new office will give a new strength to have better performance based on the mandates, tasks, and functions (tupoksi).

“This tasyakuran is as a symbol for gratitude to God, may it brings blessing and benefits. If this new office needs some repairment to make it more comfortable, please arrange it in revised budget,” said Habib Hadi.

In this occasion, Habib Hadi asked to be more focus on working for getting more achievement of Probolinggo city.

Leave a Reply

Your email address will not be published.