Sampaikan Rekomendasi, PCNU Temui Wali Kota

image_pdfimage_print

KANIGARAN– Selasa, (19/2), Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, menggelar audiensi dengan PCNU (Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama) Kota Probolinggo. Pertemuan tersebut diselenggarakan di ruang Sabha Bina Praja Kantor Wali Kota Probolinggo. Sekitar 21 orang pengurus PCNU hadir dalam kesempatan itu.

Habib Hadi (sapaan akrab Wali Kota) pagi itu di dampingi oleh Asisten Pemerintahan Gogol Sujarwo, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Paeni, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Moch Maskur serta Kepala Bagian Kesra Chairul Anam.

Audiensi diawali dengan pembacaan rekomendasi dari PCNU. Isi rekomendasi dibacakan oleh Sekretaris PCNU Ilyas Rolis. Di antaranya, PCNU berharap ada himbauan kepada para pekerja di toko maupun swalayan untuk berpakaian sopan, setiap swalayan atau pusat perbelanjaan harus mempunyai tempat ibadah sesuai standart.

Keberadaan pasar modern atau supermarket agar tidak berdekatan dengan pasar tradisional atau toko klontong. Penertiban tempat hiburan malam dan kafe yang disinyalir menjadi tempat penyebaran minuman keras dan narkoba. Selain itu, PCNU berharap Pemerintah Kota Probolinggo bisa membentuk badan hisab ruqiyah Kota Probolinggo.

Tak hanya itu, PCNU juga peduli dengan maraknya pemberitaan di media online. PCNU berharap Radio Suara Kota secara khusus menyediakan rubrik media literisasi bagi masyrakat tentang berita-berita bohong. Mengembalikan marwah Kota Probolinggo sebagai kota pendidikan dan kota santri dengan menerapkan standart pembelajaran anak didik dasar dan menengah di bidang akhlak dan ibadah.

Pemkot juga diminta memantau keberadaan rumah kos yang sering disalahgunakan, serta menutup segala tempat perjudian yang ada di Kota Probolinggo. “Dengan ini kami berharap, Kota Probolinggo bisa menjadi lebih baik,” pungkas Ilyas.

Habib Hadi yang juga merupakan pengurus PCNU Kota Probolinggo, langsung memberikan tanggapannya atas rekomendasi yang disampaikan PCNU. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PCNU yang telah memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Probolinggo.

“Ini akan terus menjadi acuan dan pengingat bagi kami, untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan bersama PCNU dan ormas-ormas lainnya untuk membangun Kota Probolinggo lebih baik lagi. Kami akan selalu menerima masukan dari PCNU yang pastinya bersifat positif dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo”, ungkapnya.

“Ada ungkapan dari Gusdur yang selalu menjadi pengingat bagi saya dan kita semua tentunya. Yakni, Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk pada kenyataan, asal yakin di jalan yang benar. Jadi tantangan apapun kedepan, asal kita ada di jalan yang benar jangan takut melakukan itu semua”, tegas Habib Hadi. (malinda/humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published.