LELANG JABATAN Solusi Tentukan Pegawai Kompeten (A Solution to Select The Right Man in The Right Place)

image_pdfimage_print

LELANG JABATAN

Solusi Tentukan Pegawai Kompeten

A Solution to Select The Right Man in The Right Place

 

Lelang jabatan kini bukan lagi hal yang asing di telinga masyarakat khususnya para Pegawai Negeri Sipil yang kini lebih dikenal dengan sebutan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini merupakan salah satu cara efektif untuk memilih atau mempromosikan ASN yang dianggap layak menduduki kursi jabatan pemerintahan. ASN yang telah memenuhi syarat yang ditentukan berhak mengikuti proses lelang jabatan untuk menduduki kursi jabatan yang lowong. Hal ini sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang menyatakan bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama harus dilakukan secara terbuka dan kompetitif.

 

Untuk mengisi tiga formasi jabatan lowong di tiga satuan kerja, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar lelang jabatan. Hal ini sesuai dengan Pengumuman No. 800/223/425.203/2016 tentang Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2016. Ini bukan pertama kalinya pemkot setempat menggelar lelang jabatan. Tahun lalu, kebijakan yang sama diterapkan untuk pengisian jabatan lowong di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) dan di Dinas Koperasi, Energi Mineral, Industri dan Perdagangan (Diskoperindag).

 

Dalam pengumuman yang dibuat tanggal 2 Februari 2016, terdapat 3 jabatan lowong yang bisa dilamar oleh ASN dengan persyaratan yang telah ditentukan. Tiga jabatan tersebut antara lain Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Koperasi, Energi Mineral, Industri dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata.

 

Saat ini, jabatan yang benar-benar kosong adalah Kepala Dinas Sosial dan Kepala Diskoperindag. Kepala Dinsos sebelumnya dijabat oleh Edy Sutrisno telah pensiun tanggal 1 Maret lalu. Jabatan Kepala Diskoperindag sudah kosong sejak Sukarning Yuliastuti dimutasi menjadi Kepala Dinas Pertanian akhir Januari lalu. Sedangkan Misbahul Munir yang menjabat Kepala Dispobpar akan pensiun tanggal 1 Oktober nanti.

 

Sesuai dengan data Panitia Seleksi, sebanyak 20 ASN yang telah lolos seleksi administrasi mengikuti lelang jabatan ini. Selama 3 hari, mereka mengikuti berbagai rangkaian tes mulai pembuatan makalah, assessment/pengukuran kompetensi, hingga wawancara oleh panitia seleksi. “Untuk assessment kemarin, kami bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya. Pelaksanaannya di Hotel Singgasana,” tutur Tartib. “Sedangkan assessment dengan pansel dilaksanakan besok (26/2) di kantor BKD,” lanjutnya.

 

Dari 20 peserta tersebut, sebanyak 9 kandidat dipilih untuk mengisi 3 jabatan lowong yang ada. “Jadi, ada 3 besar kandidat untuk masing-masing jabatan yang lowong. Hasilnya kami ajukan ke wali kota tanggal 1 Maret,” terang Tartib.

 

Kepala Bagian Humas dan Protokol Agus Efendi juga mengikuti proses seleksi kali ini dengan melamar salah satu jabatan yang lowong. “Secara keseluruhan, prosesnya kurang lebih 3 hari. Mulai dari pembuatan makalah, presentasi makalah, hingga wawancara dengan pihak Unair dan pansel,” ujar Agus._alfienhandiansyah

 

 

‘Lelang Jabatan’ (Indonesian term for ‘Open Recruitment’) has now been familiar to the civil servants. The policy is an effective way to select or promote the best civil servants to get a position in a government. The civil servants who have fulfilled the requirements deserved to participate in ‘lelang jabatan’ to fill an empty position. This is based on Act No.5 of 2014 on Civil State Apparatus stating that to fill the position of ‘Pimpinan Tinggi Pratama’ should be implemented in an open and competitive method.

 

In order to fill three empty positions in three governmental working units, Probolinggo City Government held an open recruitment. It was based on the Announcement No. 800/223/425.203/2016 on Open Recruitment of Positions of ‘Pimpinan Tinggi Pratama’ in Probolinggo City Government. This was not the first recruitment the city administration had held. Last year, the policy was applied to fill empty positions in Finance Management and Assets Agency (DPPKA) and Cooperative, Industry, and Trade Agency (Diskoperindag).

 

In the announcement made on February 2nd 2016, there are 3 empty positions that can be applied by the civil servants with requirements that have been set. Those three position are the head of Social Affairs Agency (Dinsos), the head of Diskoperindag, and the head of Youth, Sport, Culture, and Tourism Agency (Dispobpar).

 

At the moment, the empty positions available are the head of Dinsos and the head of Diskoperindag. The previous head of Dinsos, Edy Sutrisno has been retired since March 1st, while the position of head of Diskoperindag has been empty since Sukarning Yuliastuti has been appointed as the head of Agricultural Agency last January. Meanwhile, Misbahul Munir, the head of Dispobpar, would be retired on October 1st.

 

Based on the data of the committee, 20 civil servants passed the administrative selection of the recruitment. For 3 days, they have several tests such as making scientific paper, competency assessment, and interview session. “For the competency assessment, we cooperated with Psychology Faculty of Universitas Airlangga Surabaya. It was held in Hotel Singgasana,” said the head committee, Tartib Goenawan. “Meanwhile, another assessment held with the executive committee will be held tomorrow at the office of Regional Civil Servants Agency (BKD),” he continued.

 

Of 20 applicants, 9 candidates will be chosen to fill the 3 empty positions. “So, there would be top 3 candidates for each position. The result will be submitted to the mayor on March 1st,” said Tartib.

 

The head of Public Relation and Protocol Department, Agus Effendi participate the selection to apply for an empty position. “Overall, the selection process was held in 3 days. Making scientific paper, assessment, and interview with the University and executive committee,” said Agus.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.