Apresiasi Petugas Kebersihan melalui Bakti Sosial (Social Service, An Appreciation for City Janitors)

image_pdfimage_print

Apresiasi Petugas Kebersihan melalui Bakti Sosial

 Social Service, An Appreciation for City Janitors

Gerakan yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) dalam berbagi dengan para penyapu jalan dilingkup Kota Probolinggo merupakan langkah awal positif dalam berkolaborasi untuk sebuah kegiatan yang bersifat sosial. Hal ini merupakan pertama kalinya dilakukan oleh PMI dan BAZ Kota Probolinggo. “Ini merupakan kali pertama kami mengadakan kegiatan seperti ini. Dan saya sangat senang karena bisa mendapat dukungan dari BAZ,” jelas Ketua PMI Kota Probolinggo Indi Eko Yanuarto.

Indi juga mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan bakti sosial ini untuk memberikan reward kepada para petugas kebersihan. “Tahun kemarin PMI sudah mempunyai niat, dengan diraihnya penghargaan Adipura kami akan memberikan reward kepada para petugas kebersihan. Dan hal ini direspon dengan sangat baik oleh BAZ. Selain itu juga dalam rangka memperingati hari Peduli Sampah  Nasional,” lanjut Indi.

Wali Kota Rukmini yang membuka kegiatan bakti sosial ini sangat mengapresiasi kolaborasi PMI dan BAZ yang membantu para petugas kebersihan. Mengingat para penyapu jalan ini-lah yang mengemban tugas mulia untuk menjaga Kota Probolinggo tetap bersih. “Saya sangat berterima kasih sekali kepada PMI dan BAZ yang sudah mengadakan kegiatan ini. Seperti yang kita ketahui bahwa sudah 9 kali Kota Probolinggo mendapat penghargaan Adipura, dan petugas kebersihanlah yang berperan penting dalam upaya untuk mendapat dan mempertahankan penghargaan tersebut.” ungkap Rukmini.

Dalam sambutannya, Rukmini mengingatkan para penyapu dan petugas lainnya agar lebih mengedepankan rasa ikhlas dalam menjalankan tugasnya. “Harus disiplin dan ikhlas, karena yang mengawasi adalah Allah SWT. Meski tidak ada yang melihat, harus membersihkan jalan sesuai dengan jadwalnya. Sebagai petugas terpilih, jangan pernah menyepelekan tugas. Semoga bisa bekerja lebih giat dengan adanya reward  seperti ini,” ujarnya.

Sementara Indi dalam sambutannya berharap para penyapu jalan bisa menjaga kesehatannya. Karena keberadaan mereka-lah yang dapat mendukung perolehan Adipura. “Semoga pengobatan gratis ini bisa dimanfaatkan oleh para petugas kebersihan. Karena dengan kondisi fisik yang sehat, para petugas kebersihan ini juga dapat melakukan tugasnya dengan baik, sehingga bisa membantu Kota Probolinggo untuk mendapatkan penghargaan Adipura yang ke sepuluh kalinya di tahun 2016 ini,” ujar Indi.

Menurut Indi, program ini selain mendukung program pemerintah daerah, juga jadi awal bagi masyarakat untuk ikut membantu para petugas kebersihan. “Semoga dengan adanya program ini juga bisa menjadi motivasi bagi masyarakat untuk ikut membantu para petugas kebersihan. Tidak harus dalam bentuk uang atau sembako seperti kegiatan ini. Masyarakat cukup membantu dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkap Indi.

Ratusan pekerja yang sebagian besar mempunyai tugas utama membersihkan lingkungan ini diberi kesempatan berobat secara gratis dan menerima sembako, termasuk donor darah. Acara yang digelar pukul 11 siang ini diikuti sekitar 300 orang yang terdiri dari penyapu jalan, penyapu pasar, petugas taman dan petugas penerangan jalan yang berkumpul di TPA Anggrek pada hari Selasa (23/2) itu. Raut wajah bahagia nampak jelas terlihat pada petugas penyapu jalan yang telah menerima paket sembako yang dibagikan, sekaligus memeriksakan kesehatannya secara gratis. “Mudah-mudahan acara seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya,” ujar Delta, salah seorang petugas kebersihan yang biasa bertugas di alun-alun kota.

Indi menyampaikan harapannya agar acara ini bisa digelar kembali di tahun depan. “Semoga Kota Probolinggo bisa mendapatkan kembali penghargaan Adipura. Sehingga acara seperti ini bisa kembali digelar tahun depan, sebagai apresiasi kepada para petugas kebersihan atas diraihnya adipura yang ke-10,” harap Indi. Aldin

 

 

Probolinggo City’s Indonesian Red Cross (PMI) and alms management agency (BAZ) made a movement to share with the city janitors. It is a positive step of collaboration in a social activity. This is the first time for two organizations. “This is our first-time activity. And I’m really pleased that BAZ has supported us,” said the PMI’s head Indi eko Yanuarto.

Indi stated that the purpose of the activity is to give a reward for the city janitors. “Last year, PMI made a promise that if the city gets another Adipura award, we will give a reward to the janitors. And we get support from BAZ. Besides, it is also implemented to commemorate the National Waste Awareness Day,” Indi continued.

MayorRukmini who officially opened the event has appreciated the collaboration of PMI and BAZ who have helped the janitors considering that they are the ones who keep the city clean. “I’d like to say thanks to PMI and BAZ who have held the event. This is our ninth Adipura award, and the janitors have an important role getting the award,” said Rukmini.

In her speech, Rukmini reminded the janitors to put sincerity in the first place. “You should all be discipline and sincere, because Allah SWT is always watching us. Do your duty to clean the road as scheduled. As the chosen ones, do not underestimate any duties. I hope you all can do your best with the reward given,” she said.

Meanwhile, Indi hopes that the janitors could maintain their health. Since they are the main role in  getting Adipura award. “Hopefully, this free medical check-up could be positively utilized by the janitors. With a health physique, they can do their duty in a well condition to help the city getting the tenth Adipura award in 2016,” said Indi.

To Indi, besides supporting the regional government’s program, the event could be a beginning for the society to help the janitors. “Hopefully, the event will be a motivation for the citizens to participate and help the janitors. They just need to not to dumping waste carelessly,” said Indy.

Hundreds of janitor got an opportunity to have free medical check-up, groceries and blood donor. The event was held at 11 am, participated by 300 people consisting of janitors of several public spaces in the city. It was located at the landfill Anggrek on Tuesday (23/2). They looked happy receiving the groceries and having free medical check-up. “Hopefully, the event could be held regularly,” said one of janitors Delta.

 

Indi stated his expectation that the event could be held again in the following year. “I hope the city can receive the award again next year so we can hold another same event as an appreciation to the janitors when we get the tenth Adipura award next year,” Indi hopes.

Leave a Reply

Your email address will not be published.