image_pdfimage_print

KADEMANGAN – Selasa (26/2) Wali Kota Hadi Zainal Abidin meninjau langsung gudang logistik milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Ia memantau langsung proses pelipatan surat suara dan kotak suara yang sudah dirakit.

Orang nomor satu di Kota Probolinggo itu disambut Komisioner KPU Divisi Data dan Informasi Joko Wahyudi dan Komisioner Bawaslu Divisi Penindakan Samsun Ninilau. Di gudang tersebut, wali kota mengecek surat suara yang sudah terakit dan siap didistribusikan.

Untuk pelipatan surat suara melibatkan 15 orang, yang mulai bekerja pukul 06.00 sampai 23.00 setiap harinya. Untuk surat suara pemilihan membutuhkan pengerjaan selama enam hari. Satu surat suara dihargai Rp 100 per lembar, nilai ini berbeda untuk surat suara presiden yang hanya Rp 50 per lembar karena ukurannya lebih kecil.

Pada pelaksanaan pemilu 17 April mendatang, KPU menyiapkan 3228 kotak suara dan 171.191 surat suara untuk masing-masing pemilihan (pemilihan presiden, pemilihan DPD, pemilihan DPR RI, pemilihan DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPRD Kota Probolinggo). “Yang belum datang surat suara DPRD Kota Probolinggo,” kata Joko Wahyudi.

Untuk pendistribusian akan dilaksanakan H-1 dari gudang KPU ke masing-masing kelurahan. KPU bekerjasama dengan Kantor Pos terkait distribusi ke 605 TPS untuk mengantisipasi musim hujan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Habib Hadi mengingatkan penyelenggara pemilu untuk berhati-hati dengan distribusi logistik dan kondisi surat suara. Masyarakat juga harus diberi pemahaman jika rusak maka harus segera diganti oleh petugas. “Kami menyediakan surat suara cadangan,” ujar Joko.

Habib Hadi menyimpulkan, usai meninjau gudang KPU tidak melihat kendala yang berarti. Ia pun optimis penyelenggaran pemilu 2018 berjalan sesuai harapan. “Kotak suara kondisinya bagus, tidak seperti yang diberitakan di luaran. Saya lihat bagus. Semua sudah siap dan selesai tepat waktu. Surat suara rusak juga masih dihitung dan dibuatkan berita acara,” katanya.

Pendistribusian logistik, sambung Habib Hadi, menjadi hal yang sangat vital jadi jangan terjadi keterlambatan untuk menghindari protes dari masyarakat. Habib Hadi pun menyatakan siap membantu KPU agar pemilu berjalan dengan aman dan lancar.

Habib Hadi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Probolingo untuk ikut menyukseskan pemilu 2019. “Masyarakat harus sadar, bahwa suara yang diberikan menentukan masa depan ke depan. Sosialisasi digencarkan agar angka partisipasi masyarakat bisa meningkat dari pilkada lalu,” tuturnya. (famydecta/humas)

On Tuesday (26/2) Mayor Hadi Zainal Abidin directly visited logistic warehouse of Probolinggo General Elections Commisions (KPU) at Jalan Anggrek, Pilang villahe, Kademangan Subdistrict. He watched directly how to fold the ballots and assembled ballots boxes.

The mayor of Probolinggo city was accompanied by KPU commissioner for data and information division Joko Wahyudi and Bawaslu commissioner for Action division Samsun Ninilau. In that warehouse, the mayor checked the ballots which are ready to distribute.

For the ballots folding, it involved 15 persons, working at 06.00 until 23.00 per day and it needs six days to complete it. It is priced 100 rupiahs per ballot but it is only 50 rupiah for presidential ballot since it has a smaller size.

For 17th April election, KPu has prepared 3228 ballots boxes and 171.191 ballots for each vote (presidential vote, lawmaker and concillors at the provincial and city level). “We are still waiting for regional parliament ballots,” said Joko Wahyudi.

The ballots will be distributed a day before the election from the KPU warehouse to each villages. KPU cooperate with post office to distribute it to 605 TPS (polling station) to anticipate rainy season.

In this occasion, mayor Habib Hadi reminded to all election commission to be aware for the logistic distribution and the ballots condition. People should be understand if there were broken ballots, it will be changed immediately. “We have reserve ballots,” said Joko

Habib Hadi concluded that there were no significant problems in preparing the election. He optimist that the election will run smoothly. “The ballots boxes are good, not like what we saw in the news. It is ready and finish on time. We still count the broken ballots and made a report” he said.

Habib Hadi continued, the logistic distribution would have a significant role, so he hoped there will be no late for distribution to avoid people’s protest. Habib Hadi said that he is ready to help in order to make the election will run smoothly.

Habib Hadi also asked to all people of Probolinggo city to join in 2019 election. “People should aware that their vote will determine our future. Give more socialization to raise the number of voters than last election,” he said.