Koperasi Diharapkan Mampu Mengangkat Produk Lokal

image_pdfimage_print

Kanigaran-Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo menggelar acara Bimbingan Teknis Peningkatan Pemahaman Regulasi Perkoperasian Bagi Pengurus se-Kota Probolinggo, pada Rabu (26/2) di Gedung Sabha Bina Praja.

Kepala DKUMPP, Gatot Wahyudi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya regulasi atau peraturan pemerintah tentang perkoperasian yang harus dipahami oleh pengurus, pengawas serta anggota koperasi, sehingga koperasi menjadi lebih baik, mandiri dan tidak menyalahi aturan perkoperasian. “Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang pengurus koperasi di Kota Probolinggo, dan penyerahan simbolis sertifikat nomor induk koperasi sebanyak 5 unit koperasi,” ujar Gatot.

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mengatakan kurangnya tingkat kepatuhan koperasi dan lemahnya fungsi pengawasan internal maupun eksternal menjadikan koperasi dalam melaksanakan kegiatan usahanya tidak sesuai dengan asas dan prinsip koperasi maupun undang–undang, sehingga mencederai dan mencoreng citra koperasi yang mengakibatkan kerugian anggota koperasi.

“Kedepan harus kita dorong  supaya koperasi lebih aktif lagi, apa yang bisa kita lakukan, mari kita lakukan bersama–sama.  Dan, Pemerintah akan menampung dan mendorong agar koperasi mampu memunculkan potensi–potensi lokal,” harap Habib.

Habib Hadi juga berharap, koperasi-koperasi yang ada di Probolinggo mampu mengangkat produk-produk lokal, sehingga bisa memberikan ruang yang terbuka/bisa bersaing dengan usaha–usaha yang besar. “Pemerintah Kota Probolinggo akan terus mendukung usaha–usaha dari pelaku koperasi dengan melihat keseriusan dan kesungguhan unit–unit koperasi yang ada,” kata wali kota. (mita/humas).