Pemkot Gelar Konsultasi Publik RPJMD

image_pdfimage_print

 

KANIGARAN – Pemerintah Kota Probolinggo  melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang (Bappeda dan Litbang), menggelar forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo tahun 2019-2024. Acara  tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, di Orin Hall n Resto, Rabu (27/2).

Kepala Bappeda dan Litbang Rey Suwigtyo melaporkan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-Undang nomor 30 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional. Selain itu, juga mengacu pada Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD.

“Tujuan pelaksanaan forum konsultasi publik tersebut untuk mendapatkan saran dan masukan bagi penyempurnaan rancangan awal  RPJMD Kota Probolinggo tahun 2019-2024. Peserta forum konsultasi publik sebanyak kurang lebih 200 orang. Narasumber forum konsultasi ini adalah Andik Kurniawan dari Universitas Brawijaya Malang,” ucap Tiyok sapaan akrabnya.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengatakan, RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi dan program kepala daerah. RPJMD memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program OPD yang disertai dengan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif untuk jangka waktu lima tahun.

RPJMD lima tahun ke depan disusun dalam rangka untuk mengimplementasikan visi dan misi Kota Probolinggo. Visi Kota Probolinggo yaitu membangun bersama rakyat untuk Kota Probolinggo yang lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan, aman dan berkelanjutan. Untuk mencapai visi tersebut, telah ditetapkan misinya yaitu pembangunan konomi yang berdaya saing berbasis sektor potensial, sumberdaya manusia dan kesejahteraan sosial yang berkualitas, Insfratruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang baik.

“Forum konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder pembangunan. Melalui forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD diharapkan saran dan masukan untuk penyempurnaan rancangan awal RPJMD,” kata Habib Hadi.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara forum konsultasi publik rancangan awal RPJMD Kota Probolinggo. Penandatanganan ini melibatkan sejumlah pihak, yakni Wakil Ketua DPRD, Inspektur Kota Probolinggo, Kabag Organisasi, Camat Kedopok, FK LPM Kademangan, Ketua Forda UKM, Perwakilan STAI Muhammadiyah dan Perwakilan Fatayat. (soni/humas)