Baik dalam Penyelenggaraan Kearsipan, Kota Probolinggo Terima Penghargaan

image_pdfimage_print

PADANG –  Pemerintah Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tahun 2019. Penghargaan di bidang penyelenggaraan kearsipan dengan kategori baik diterima Wakil Wali Kota HMS Subri dari Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Mustari Irawan, Rabu (27/2) di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumatera Barat. 

Penghargaan tersebut diserahkan pada saat rapat koordinasi pengawasan kearsipan nasional yang mengundang 746 peserta, baik dari kementerian/lembaga dan lembaga kearsipan daerah provinsi/kabupaten/kota di seluruh Indonesia. 

Sejalan dengan Permenpan RB Nomor 30 tahun 2018 tentang pedoman evaluasi reformasi birokrasi instansi pemerintah, di mana hasil pengawasan kearsipan menjadi salah satu indikator penilaian. ANRI berupaya untuk menyampaikan nilai setiap tahun sebagai bahan evaluasi reformasi birokrasi di masing-masing instansi. 

Dalam pengawasan selama tahun 2018, ANRI memberikan hasil penilaian dalam dua kategori yaitu sangat baik dan baik. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Probolinggo Sariadi menjelaskan, untuk tahun ini ada tambahan sedikit nilai dari tahun sebelumnya. Karena ada penambahan program dan kegiatan termasuk adanya keterlibatan masyarakat dan OPD. 

“Kearsipan Kota Probolinggo sudah tertata lebih baik, dan semoga kita bisa menerbitkan regulasi tentang kearsipan. Tahun depan mudah-mudahan dapat tambahan poin karena perda kearsipan sudah disahkan oleh DPRD dan akan ditindaklanjuti dengan perwali,” ujar Sariadi, saat ditemui usai rakor. 

Ke depan, Dinas Perpustakaan dan Arsip akan memperbaiki depo arsip termasuk depo darurat. “Dari delapan kriteria, kelemahan kami di sarana prasarana. Kalau secara program kegiatan sudah unggul didukung dengan SDM kearsipan yang menduduki urutan kedua se-Jatim setelah Tulungagung,” terang Sariadi lagi. 

Sementara itu, Wawali HMS Subri mengaku bangga akan penghargaan yang diraih oleh Kota Probolinggo ini. “Luar biasa. Tentunya kegiatan ini patut diapresiasi. Sebuah wawasan baru bahwa arsip merupakan hal penting dan menjadi pendukung saat dibutuhkan sebagai alat bukti apabila membutuhkan data penting,” ujarnya. 

Masih menurut Subri, sesuai harapan wali kota, kearsipan harus lebih diperbaiki lagi, termasuk dari sisi sarana prasarana. “Dalam rangka tata kelola dan mendukung kinerja Pemkot Probolinggo. Kalau dari acuan nilai, ke depan semoga dari baik menjadi sangat baik,” imbuh Subri usai kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung. (dhoni harto/famydecta/humas)