Program PKW, untuk Tingkatkan Potensi Lokal

image_pdfimage_print

Kanigaran– Rabu (27/2), Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang (Bappeda dan Litbang), menggelar sosialisasi Program Kemitraan Wilayah (PKW) tahun 2019. Acara tersebut di buka langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, bertempat di Gedung Sabha Bina Praja Pemerintah Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo  didampingi oleh Asisten Pemerintahan, Gogol Sudjarwo dan Kepala Bappeda Litbang Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo. Narasumber  dari kegiatan ini berasal dari Tim PKW Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang.

Kepala Bappeda Litbang, Rey Suwigtyo melaporkan kegiatan PKW tahun 2019 ini adalah tahun ke dua, dalam rangka pemberdayaan masyarakat terutama peningkatan kapasitas dalam bidang pemanfaatan potensi lokal dan daya dukung lingkungan di perlukan program atau kegiatan yang terintegrasi dalam pengembangan wilayah dengan pendekatan partisipasif.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai media komunikasi dan mendesiminasikan konsep pengembangan wilayah dengan memanfaatkan IPTEK (Ilmu Pengetahuan) melalui pendekatan partisipatif. Dengan tujuan agar dapat di pahami oleh semua pemangku kepentingan tentang konsep program PKW di kelurahan Mayangan dan Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo,”ungkap  Rey. Dia juga mengatakan program  ini perlu dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam memahami konsep pembangunan kota dengan model kemitraan dengan menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi termasuk sharing pendanaannya.

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang, Muhammad Wachid menjelaskan program PKW ini merupakan salah satu tugas Tridharma dosen yaitu kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Jadi apa yang sudah di teliti harus di tularkan kepada masyarakat melalui pengabdian, seperti kegiatan PKW ini. “ Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Probolinggo yang sudah mempercayai kepada kami sebagai mitra untuk bekerjasama dalam mengembangkan program kerja daerah di Kecamatan Mayangan. Ini merupakan kegiatan kedua semoga kedepannya  kita mengembangkan  potensi yang ada di Kecamatan Mayangan,”ujarnya.

Kegiatan PKW ini bekerjasama  dengan Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang serta Pemerintah Kota Probolinggo, dalam hal ini OPD yang terkait dengan bidang kesehatan masyarakat  dan sosial ekonomi masyarakat, terutama pengembangan UKM (Usaha Kecil Menengah). 

“Kami disini sebagai mitra untuk membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat  terutama yang ada di Kecamatan Mayangan. Saya meminta dukungan kepada ibu-bapak bahwa ini adalah kepentingan bersama untuk memajukan masyarakat yang ada di Kecamatan Mayangan dengan kegiatan PKW ini,”harap Muhammad Wachid. 

Sementara itu,Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyambut baik diselenggarakan PKW ini. Menurutnya, kegiatan PKW yang ada di Kelurahan Mayangan dan Kelurahan Mangunharjo dirancang bersifat multiyears mulai tahun 2018 sampai 2020. Maka hal tersebut perlu penanganan yang serius yang akan difasilitasi oleh Tim PKW perguruan tinggi yang dikoordinasi oleh UMM dan UNITRI Malang, serta OPD terkait agar hasilnya maksimal demi pembangunan di Kota Probolinggo lebih baik. “Saya berharap kegiatan ini dapat didampingi dengan baik serta  OPD terkait juga mendukung kegiatan PKW di dua kelurahan tersebut,”ujarnya. (Noviati/Humas)