Disbudpar Diminta Terus Gelar Kegiatan Berkearifan Lokal 

image_pdfimage_print

KEDOPOK – Setelah sukses menggelar karapan sapi brujul pekan lalu, Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Probolinggo mengadakan karapan kambing, 2-3 Maret lalu. Gelaran salah satu potensi dan budaya lokal di Kota Probolinggo merupakan rangkaian kegiatan 99 hari kerja Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali HMS Subri. 

Lapangan Progo, Jrebang Kulon, menjadi tempat perhelatan potensi pengembangan wisata tersebut. Sebanyak 72 peserta mengikuti karapan kambing yang dibagi menjadi dua kelas, yakni kelas A 36 peserta dan kelas B 36 peserta. Saat final (3/3), Wawali HMS Subri datang menyaksikan sekaligus membagikan hadiah kepada para juara.

Kepala Disbudpar Tutang Heru Wibowo menyampaikan, lomba karapan kambing ini merupakan dalam rangka pengembangan obyek pariwisata unggulan di Kota Probolinggo dan 99 hari kerja wali kota dan wakil wali Kota Probolinggo. 

“Tujuan kegiatan itu sendiri untuk  melestarikan dan mengembangkan budaya lokal Kota Probolinggo, sebagai ajang promosi pariwisata, untuk mempererat silaturahmi antara sesama penggemar dan paguyuban  karapan kambing dan menambah nilai jual dari kambing yang memperoleh juara,” ucap Tutang.

Sedangkan wawali mengatakan, bahwa karapan kambing adalah budaya lokal Kota Probolinggo, oleh karena itu atas arahan Wali Kota Habib Hadi, kegiatan ini terus dikembangkan bekerjasama dengan Disbudpar. “Disbudpar jangan sampai lupa mengagendakan kegiatan-kegiatan yang berkearifan lokal seperti karapan kambing di Kota Probolinggo ini,” kata Subri.

Subri juga berharap untuk kegiatan lokal dari tahun ketahun agar menjadi lebih baik, tidak hanya secara kualitas, kuantitas  harus ditingkatkan baik pada saat penyelenggaraan maupun prosesnya. “Dengan begitu kualitasnya akan meningkat, grade-nya akan meningkat. Maka kalangan yang bisa menikmati  tentunya akan melebar dari kalangan bawah, tengah bahkan sampai atas,” ucap Subri.

Salah satu peserta karapan kambing, Muhammad mengaku, telah mempersiapkan kambing-kambingnya secara khusus untuk bisa tampil dalam perombaan ini. Selain latihan ia juga memberikan racikan jamu dan 7 butir telur agar stamina kambing tetap terjaga. “Alhamdulillah selama seminggu sebelum perlombaan, saya mempersiapkan dan melatih kambing-kambing saya dan akhirnya bisa juara 1 kelas A,” ucap Muhammad. (soni/humas)

Juara Karapan Kambing  

Kelas A

Juara Nama Asal

1 Begal Besuk

2 Putri Pesawat Curahgrinting

3 Gadis Manja Curahgrinting

 

Kelas B

Juara Nama Asal

1 Tok Ngaltok Pohsangit Lor

2 Nus Poron Kareng Lor

3 Putra Bahaya Wonoasih