image_pdfimage_print

KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menyerahkan honorarium RT-RW se-Kecamatan Kanigaran, Selasa (5/5). Per tahun ini, jumlah honorarium naik dari Rp 150 ribu menjadi Rp 180 ribu yang dicairkan non tunai setiap tiga bulan sekali. Jadi, setiap RT-RW mendapat Rp 540 ribu.

Camat Kanigaran Pudi Adi Tjahjo melaporkan, honorarium ini untuk memberikan support dan semangat dalam mengabdi kepada masyarakat di level terbawah. “RT RW diharapkan bisa menjembatani antara Pemkot dan masyarakat, memberikan arahan dan pembinaan sehingga meningkatkan kinerja,” ujarnya.

Peningkatan kinerja Ketua RT-RW dan pembagian honorarium untuk enam kelurahan. Yang berjumlah 260 RT dan 51 RW di Kelurahan Sukoharjo, Kebonsari Wetan, Kebonsari Kulon, Kanigaran, Tisnonegaran dan Curahgrinting.

Dalam sambutannya, setelah menyerahkan honorarium secara simbolis, Wali Kota Habib Hadi menyatakan bahwa sesuai dengan visi misinya, peningkatan kesejahteraan RT-RW bisa terealisasi. “Masih sedikit dulu vitaminnya. Saya berharap kepada ketua RT-RW lebih aktif lagi. Harus bisa memposisikan diri sebagai pengabdian bukan kedudukan atau jabatan,” tegasnya.

Habib Hadi juga meminta tidak ada jarak antara RT-RW dengan masyarakatnya. Ia percaya para ketua di lingkungan ini bisa melakukan hal baik untuk warga dan lingkungannya masing-masing. Ia juga mengajak semua pihak dari pemerintah sampai RT-RW untuk menyamakan persepsi demi melakukan yang terbaik.

“Percuma jika program bagus tetapi Ketua RT-RW tidak mendukung, maka tidak akan berhasil. Untuk itu, itu ayo bersama-sama kita membangun Kota Probolinggo. Beri saya support dan masukan, insyaallah bisa kita atasi semua permasalahan bersama-sama. Saya ingin keikhlasannya bekerjasama karena beban Pemkot sangat banyak,” jelas Habib, yang hadir di Pendapa Kecamatan Kanigaran bersama Wawali HMS Subri.

Saat ini, wali kota tengah berusaha merealisasikan apa yang telah dijanjikan dalam rangkaian 99 hari kerja. Salah satunya, percepatan santunan kematian yang masih ada saja kendala yang sedang dicari solusinya. Ia pun menyarankan Ketua RT-RW harus paham teknologi. “Tanpa ada keterlibatan RT-RW tidak akan bisa. Insyaallah siap ya? Insyaallah ada terobosan untuk itu semua,” pesannya.

Di akhir sambutan, Wali Kota Habib Hadi mengingatkan peran serta semua elemen agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan sesuai rencana. “Pemilu ini menentukan siapa pemimpin dan wakil kita. Jaga kerukunan, jangan terpecah, terkotak-kotak. Seperti saat ini, saya rangkul semua RT-RW se Kecamatan Kanigaran untuk bekerja bersama membangun Kota Probolinggo,” tegas Habib. (famydecta/humas)

Probolinggo mayor Hadi Zainal Abidin give the honorarium of RT/RW (the head of neighbourhood and community) of Kanigaran sub-district, on Tuesday (5/5). This year, their honorarium increase, from Rp150 thousands to Rp180 thousands and it will be given per three month on their bank account.  So, they will get Rp540 thousands.

The head of sub-district Pudi Adi Tjahjo said, honorarium will give strength and spirit in serving people in lowest hierarchy. RT RW are hoped to connect regional government and the people in giving direction and guidance to improve the performance,” he said.

The honorarium is given to six villages which have 260 RT and 51 RW, those are Sukoharjo, Kebonsari Wetan, Kebonsari Kulon, Kanigaran, Tisnonegaran, and Curahgrinting.

In his speech, mayor Habib Hadi said the increasing of RT/RW welfare is related to his vision and mission. “It is just little addition but I hope the head of RT/RW will be more active and be positioned as as service for people,” he said.

Habib Hadi asked that there is no distance between the head of RT/RW and their society. He trust that they will do a good thing for their people and their environment. He also asked all element to have the same perception for better condition.

 “It is useless if we have good program but there are no support from the head of RT/RW, so it won’t happen. So, let us develop Prooblinggo city together. Give me support and some ideas, insyaallah ( in God will), we can handle all troubles together. I need your sincerity in working together since we have a lot of works,” explained the mayor who accompanied by vice mayor HMS Subri.

This time, mayor is trying to realize his promises which includes in his 99 working days programs. One of them are giving the death allowance which still have any problems. He suggested to all RT/RW have to know on technology. We can’t make it withour your participation. Are you ready? Insyaallah, there is a way for it,” he said.

At the end of his speech, mayor Habib Hadi reminds all of them on their role in holding democracy party. “This election will decide our new leader. Keep the unity, do not be divided, as this time, I and all the head o RT/RW of Kanigaran sub-district to work together in developing Probolinggo city,” said Habib.