Wali Kota Berharap Tambahan Kuota Tenaga Kesehatan

image_pdfimage_print

Mayangan– Guna meningkatkan kinerja pegawainya dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Probolinggo menggelar audiensi bersama Wali Kota Probolinggo. Acara ini sekaligus dalam rangka pembinaan staf di Dinas Kesehatan. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Husada Sentosa Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, Selasa(5/3).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, Ninik Ira Wibawati menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada seluruh staf yang ada di puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) se-Kota Probolinggo. di Kota Probolinggo, terdapat 6 buah Puskesmas dan 21 Pustu. “Saya berharap dengan adannya pembinaan ini, bisa memperbaiki sistem pelayanan yang ada di seluruh pelayanan kesehatan di Kota probolinggo,”ujar Ninik.

Ninik, panggilan akrab Kepala Dinas Kesehatan itu menuturkan jika selama ini pihaknya bekerjasama dengan Inspektorat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Dinas kesehatan. Sementara itu, terkait program gerakan masyarakat hidup sehat, Dinas Kesehatan sebagai motor program ini telah memberikan contok bagi instansi lainnya. Dinas Kesehatan juga gencar mensosialisasikan kepada Organisasi Perangkat daerah (OPD) lain.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengakui jika masalah kesehatan yang ada di Kota Probolinggo ini masih banyak kendala dan tantangan. Hal itu, memerlukan perbaikan dan strategi untuk memperbaiki pelayanan selama ini. “Perlu kerjasama semua pihak untuk memikirkan jalan keluar dan solusinya. Saya berharap ke depannya pelayanan kesehatan yang ada di Kota Probolinggo lebih baik dan lebih bagus,” harap Habib Hadi.

Sebagai informasi, jumlah pegawai di Dinas Kesehatan sebanyak 364 orang. Terdiri dari  Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 265 orang, Tenaga Kontrak 8 orang, Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebanyak 91 orang. “Tenaga kesehatan di Kota Probolinggo masih kurang. Saya berharap di Kota probolinggo ada penambahan kuota, baik tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan,” pungkas Habib Hadi. (Noviati/ Humas)

In order to improve the performance of the employees in providing services to citizens, Probolinggo City Health Agency held an audience with Probolinggo Mayor. This event is also conducted in the context of fostering the employees at the agency. The audience was held at Husada Sentosa Room of Health Agency, Tuesday (5/3).

The head of Health Agency, Ninik Ira Wibawati said that this activity was aimed at providing guidance to all employees at the community health center (Puskesmas) and community health sub-centers (Pustu) throughout Probolinggo city. In the city, there are 6 Puskesmas and 21 Pustu. “I hope that with this guidance, it can improve the service system available in all health services in Probolinggo city,” said Ninik.

Ninik said that all this time her side had collaborated with the Inspectorate to solve problems that existed at the Health Agency. Meanwhile, related to the healthy living community movement program, the Health Agency as a promoter of this program has provided examples for other agencies. The Health Agency is also aggressively holding dissemination to other regional working units (OPD).

The Mayor of Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin admitted that there are still many obstacles and challenges in health problems in the city. It requires improvements and strategies to improve service so far. “It needs the cooperation of all sides to think about solutions. I hope that in the future health services in Probolinggo city will be better,” Habib Hadi hoped.

For information, there are 364 employees in the Health Agency. It consists of 265 Civil Servants (ASN), 8 Contract Employees, 91 Non-Permanent Employees (PTT). “Health workers in Probolinggo city are still lacking. I hope that there will be additional quotas, both education personnel, and health workers,” concluded Habib Hadi.