Penyandang Disabilitas Ikut Meriahkan Semipro (Disabled People Show Their Talents in Semipro 2016)

image_pdfimage_print

Penyandang Disabilitas Ikut Meriahkan Semipro

Disabled People Show Their Talents in Semipro 2016

 

Gelaran Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) tahun 2016 ini memang menjadi kesempatan emas bagi seluruh kalangan untuk menyalurkan bakat dan talentanya, termasuk para penyandang disabilitas.

Dalam salah satu agenda Semipro tahun ini, tepatnya di tanggal 3 September nanti, masyarakat akan dihibur penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Probolinggo.

Ini menjadi salah satu momen dimana mereka akan menunjukkan talenta yang mereka miliki. Bertempat di Alun-alun Kota Probolinggo, berbagai gelaran seni akan mereka tampilkan mulai pukul 13.00 hingga 17.30.

Ketua PPDI Kota Probolinggo sekaligus koordinator acara, Didik Sukarsidi, menyebutkan dalam Semipro tahun ini, para penyandang disabilitas juga ingin memberikan sumbangsih dan memeriahkan acara akbar tahunan yang sekaligus memeringati Hari Jadi Kota Probolinggo.

“Salah satu misi pemkot itu melindungi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Kami sudah ada organisasinya, jadi tahun ini kami ingin berperan aktif sesuai dengan keberadaan dan kekurangan yang dimiliki penyandang disabilitas,” ujar Didik.

Selama kurang lebih 5 jam, masyarakat Kota Probolinggo bakal dihibur oleh penampilan para penyandang disabilitas. Diantaranya, mereka akan menampilkan band musik tunanetra yang dipersembahkan oleh Rizky dkk. Selain itu, penyandang tuna rungu wicara juga akan menampilkan tari gagak.

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, mereka akan menampilkan sebuah gerakan tari harmonis dan kompak satu sama lain. Tarian ini merupakan persembahan dari siswi SMPLB Sinar Harapan Kota Probolinggo.

Masih dari SMPLB Sinar Harapan, pantomim juga menjadi salah satu penampilan yang tak kalah menarik untuk dinikmati masyarakat setempat. Tak hanya dari siswa-siswi SMP, peserta didik di tingkat TK dan SD juga tak mau kalah memberikan persembahan terbaik. Kali ini, TK dan SDLB Sinar Harapan akan menampilkan paduan suara.

Dan tentunya, penyandang tunanetra Jamila bakal turut serta memeriahkan Semipro dengan menyuguhkan suara merdunya untuk masyarakat Kota Probolinggo. Perlu diketahui bahwa Jamila pernah menjadi juara II lomba menyanyi Sinar Harapan siswa SLB di Provinsi Jawa Timur  dan pemenang juara II lomba menyanyi yang diselenggarakan oleh sekolah musik Ahmad Dhani.

“Saat ini Jamila juga mewakili Jawa Timur untuk mengikuti lomba nyanyi di Manado dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Nanti Jamila juga tampil di Closing Semipro,” ujar Didik.

Selaku Ketua PPDI, Didik mengucapkan terima kasih pada pemerintah setempat atas peluang yang diberikan pada para penyandang disabilitas. Ia mengaku, pihaknya akan selalu mendukung dan akan berpartisipasi dalam setiap program pemerintah setempat.

Tak hanya di bidang seni budaya, organisasi binaan Dinas Sosial setempat ini juga terlibat dalam beberapa program pemerintah. “Di bidang lingkungan hidup misalnya. Kami juga membentuk PECEL KOPROL (Penyandang Cacat Peduli Lingkungan Kota Probolinggo),” ujar pria yang bekerja di PDAM Kota Probolinggo ini.

Didik menyatakan, sebagai mitra kerja Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat, PECEL KOPROL akan senantiasa ikut serta dalam kegiatan yang digelar BLH. “Saya tinggal memanfaatkan peluang yang ada. Setiap kegiatan BLH, kami akan turut berpartisipasi,” tuturnya. alfienhandiansyah

 

 

 

 

 

The annual event Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) would be a golden chance for all the citizens to show their talents, including the disabled people.

In one of the agendas of this year’s Semipro, on September 3, the citizens will be entertained by the performance of the disabled people who are involved in Probolinggo City’s Association of Disabled People of Indonesia (PPDI).

This would be a moment when they have a chance to show their talents. Located at the city square, various art performances will be performed at 1 pm until 05.30 pm.

The chairman of Probolinggo city’s PPDI, Didik Sukarsidi stated that in this year’s Semipro, people with disabilities would like to give contribution to the annual event as well as to commemorate the Anniversary of Probolinggo city.

“One of the missions of the local government is to protect all the citizens including the disabled people” “The association (of disabled people) has been established, so we’d like to be active in supporting the local government with all we have,”Didik said.

For about 5 hours, Probolinggo citizens would be entertained by the performance of disabled people. Among others, they would perform a music band presented by visually impaired Rizky and friends. Besides, the deaf would perform gagak dance.

With all physical limitations they have, they will perform a harmonic and compact dance movement. The dance will be presented by the students of extraordinary junior high-school SMPLB Sinar Harapan, Probolinggo city.

The school will also perform another interesting pantomime the citizens will love to watch. Not only from junior high-school students, the students of kindergarten and elementary school would also give their best performance in Semipro. Kindergarten and extraordinary elementary school SDLB Sinar Harapan will perform a choir.

And, of course, the visually impaired Jamila would enliven Semipro by performing her voice for the Probolinggo citizens. Jamila had ever been the second winner of singing contest for disabled people in East Java Province and had ever been the second winner of singing contest held by Indonesian rock star Ahmad Dhani’s musical school.

“At the moment, Jamila is representing East Java Provinve to participate in a singing contest in Manado in commemorating National Children’s Day. Jamila would also perform in the Closing of Semipro,” Didik said.

As the chairman of PPDI, Didik stated his thank to the local government for any opportunities given to the disabled people. He admitted that his side will always support and participate in any programs the local government have.

Not only in arts and cultures, the association developed by local Agency of Social Affairs is also involved in various government programs. “In environment, for instance, we also have formed PECEL KOPROL (Disabled People who care to Environment of Probolinggo city),” said the man who works at   local tap water company.

Didik said that as the partner of local Environment Agency (BLH), PECEL KOPROL will always participate in any events or activities the agency hold. “I just maximize the opportunities they have given to us. We will participate in any events or activities the agency hold,” he said.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.