Wali Kota: Jabatan Ini Adalah Pengabdian 

image_pdfimage_print

WONOASIH – “Saya berharap, tidak ada sedikit pun di lingkungan sampean ada yang luput dari perhatian. Tanpa RT dan RW tidak mungkin bisa dilaksanakan,” tegas Wali Kota Hadi Zainal Abidin, saat sambutan di kegiatan peningkatan kinerja RT/RW bulan Januari-Februari, di Pendapa Kecamatan Wonoasih, Rabu (6/3). 

Habib Hadi menambahkan, ia sebagai kepala daerah dan RT RW sebagai kepanjangan tangan pemerintah di lingkungannya. Maka sudah seharusnya melakukan tugas kewajiban sesuai apa yang diamanahkan. 

“Melakukan tugas bukan untuk kebanggaan tapi ini pengabdian. Kalau mengeluhkan beban tanggung jawab, serahkan saja jabatan pada yang mampu. Kita ada disini karena amanah dari masyarakat,” ujar Habib Hadi memberi arahan kepada 183 Ketua RT dan 39 Ketua RW di enam kelurahan di Kecamatan Wonoasih tersebut. 

Pengabdian menjaga masyarakat itu sangat luar biasa, lanjut Habib Hadi, tidak bisa dilakukan oleh orang lain. Orang nomor satu di Kota Probolinggo ini mengajak Ketua RT dan RW berpartisipasi dalam mengatasi kendala dan tantangan di masyarakat. Serta ikut memajukan Kota Probolinggo lebih baik lagi. 

Di program 99 hari kerja, Habib Hadi dan Wawali HMS Subri merealisasikan janjinya untuk meningkatkan honorarium RT RW. Wali kota menyadari honorarium yang diterima tidak banyak, namun para Ketua RT RW diharapkan bisa punya peran besar menjalankan amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. 

“Mari saling bahu membahu menjaga ketentraman, kedamaian dan hal bermanfaat bagi lingkungan. Jabatan ini hanya lima tahun, tapi persahabatan dan persahabatan tidak bisa diputus oleh waktu,” terangnya. 

Camat Wonoasih Deus Nawandi mengatakan, peningkatan kinerja ini dilakukan untuk menjaga hubungan kecamatan-kelurahan dan RT-RW dalam mengawal komitmen wali kota dan wawali pada pelayanan masyarakat, pembangunan ekonomi, infrastruktur dan keamanan lingkungan. 

“Seperti pesan Bapak Wali Kota, ada peningkatan peran seluruh RT-RW, karena RT-RW yang menjaga lingkungan di wilayah masing-masing. Jika ada kondisi masyarakat yang perlu perhatian, sampai ke RW, kelurahan dan kecamatan. Kita selesaikan di taraf ini (kecamatan) karena tidak harus sampai ke Bapak Wali Kota,” beber Deus. 

Camat Wonoasih juga menekankan kepada seluruh RT-RW hingga lurah bersinergi dan menyelesaikan di lingkungan masing-masing. Kepada wali kota, Deus melaporkan, saat musrenbang kelurahan beberapa waktu lalu RT-RW membawa usulan kebutuhan pembanguan di wilayah masing-masing. 

Habib Hadi pun berharap Kecamatan Wonoasih bisa berdaya saing, apalagi sudah dibentuk marketer online di kelurahan di wilayah tersebut untuk bisa menumbuhkan perekonomian di wilayah Wonoasih. (famydecta/humas)