Wali Kota Resmikan Layanan Darurat 112 

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Bersamaan dengan Festival Pendalungan dan Pasar Rakyat Muslimat NU di Kota Probolinggo, Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali HMS Subri, Dirjen Pengembangan Pita Lebar Agung Harsoyo dan Direktur PT Jasnita Telekomindo Welly Kosasih meresmikan layanan darurat 112.

Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 ini sebagai pusat informasi yang digunakan untuk menerima dan mengirimkan permintaan pertolongan dalam keadaan darurat melalui jaringan telekomunikasi. Penandatanganan kerjasama antara Pemkot Probolinggo dan PT Jasnita Telekomindo dilaksanakan di tengah pembukaan Festival Pendalungan dan Pasar Rakyat Muslimat NU di Alun-alun Kota Probolinggo, Rabu (6/3) petang.

“Call center 112 ini nomor telpon bebas pulsa yang menjadi sebuah jawaban akan kehadiran negara atau pemerintah bagi warganya, ketika mengalami kondisi kegawatdaruratan melalui perangkat teknologi informasi,” kata Wali Kota Habib Hadi.

Dengan diresmikannya 112 di Kota Probolinggo, artinya Kota yang kini dipimpin Habib Hadi ini menjadi kota kedua yang mengimplementasikan 112 di Jawa Timur, setelah Surabaya. Di Indonesia pun, Kota Probolinggo sebagai kota ke 32 yang sudah melaunching layanan darurat 112 ini. (famydecta/humas)

Along with the Pendhalungan Festival and Community Market of Muslimat NU in Probolinggo City, Mayor Hadi Zainal Abidin, Vice Mayor of HMS Subri, Director General of Great Broadband Development Harsoyo, and Director of PT Jasnita Telekomindo Welly Kosasih launched emergency services 112.

Emergency Call Single Number Service (NTPD) 112 is an information center used to receive and send rescue requests in an emergency through a telecommunications network. The signing of the collaboration between Probolinggo Municipality and PT Jasnita Telekomindo was held in the middle of the opening of the Pendhalungan Festival and Community Market of Muslimat NU at the city square on Wednesday (6/3) evening.

“This 112 call center is a toll-free telephone number that becomes a full statement that the country and government is there for the people who have an emergency situation by providing information technology devices,” said Mayor Habib Hadi.

With the launching of 112 in the city, it means that Probolinggo which is now led by Habib Hadi is the second city to implement 112 in East Java, after Surabaya. In Indonesia too, Probolinggo city is the 32nd city which has launched 112 emergency services.