Cangkrukan, Wali Kota Tegaskan Komitmennya Bangun RS Baru

image_pdfimage_print

KEDOPOK – Cangkrukan dan ajang wadul di GOR Kedopok, Rabu (6/3) menjadi cangkrukan pertama di masa kepemimpinan Wali Kota Hadi Zainal Abidin dan Wawali HMS Subri. Cangkrukan merupakan agenda rutin temu warga yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo, untuk menampung segala pertanyaan atau keluhan dari masyarakat.

Cangkrukan pertama kali di tahun 2019 ini mengusung tema pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kota Probolinggo. Acara tersebut dihadiri Wawali HMS Subri, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Ahmad Sudiyanto, Asisten Administrasi Umum Budiono Wirawan, Kepala OPD, camat, lurah dan seluruh kader kesehatan di Kota Probolinggo.

Kepala Diskominfo Aman Suryaman menyampaikan, tujuan cangkrukan merupakan ajang silaturahim dan menjaga kedekatan antara pimpinan daerah dengan masyarakat. Juga menjaring aspirasi langsung dari masyarakat untuk dapat menindaklanjuti segala permasalahan yang disampaikan dan mengenalkan program pemerintah untuk menciptakan kesamaan visi misi ke masyarakat.

Wali Kota Habib Hadi mengatakan, kesehatan merupakan hak dari setiap penduduk dan menjadi urusan wajib dasar yang harus dilaksanakan oleh pemerintah pusat hingga daerah. Sesuai dalam visi misi dan program pemerintah Kota Probolinggo yaitu bersama rakyat membangun Kota Probolinggo lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan dan aman.

“Salah satu misi dan program saya meningkatkan dan membenahi sarana dan prasarana kesehatan, dengan semua akses pelayanan kesehatan wajib melayani kesehatan masyarakat secara optimal, mudah, ramah dan bebas biaya,” kata Habib Hadi.

Habib Hadi juga menyampaikan komitmennya untuk  memperjuangkan masalah kesehatan ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Yang pertama untuk memaksimalkan pelayanan sarana dan prasarana kesehatan dengan membangun rumah sakit baru, untuk bisa menampung warga Kota Probolinggo dengan melalui tahapan – tahapan yang panjang.

“Saya berkomitmen akan membangun rumah sakit baru sebagai rumah sakit rujukan untuk wilayah timur di Jawa Timur, dengan tujuan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat, dan kebijakan ini saya susun mulai dari sekarang,” ucap Habib.

Kota Probolinggo saat ini mempunyai layanan Call Center yaitu 112, dimana layanan ini sebagai pusat informasi yang digunakan untuk menerima dan mengirimkan permintaan pertolongan dalam keadaan darurat melalui jaringan komunikasi. “Jika ada warga membutuhkan pertolongan darurat karena sakit atau kecelakaan bisa langsung hubungi layanan tersebut. Layanan tersebut akan menghubungi ambulan sehingga pertolongan akan cepat teratasi,” ucap Habib Hadi di akhir sambutanya.

Dalam kesempatan saat berdialog, salah satu perwakilan dari kader kesehatan meminta kepada wali kota untuk seluruh kader kesehatan yang ada di Kota Probolinggo untuk diikutsertakan program BPJS kesehatan. (soni/humas)

Cangkrukan, a semi-formal event to give citizens an opportunity to state their aspiration, held at the Kedopok Sport Center on Wednesday (6/3) became the first cangkruan in the leadership of Mayor Hadi Zainal Abidin and Vice Mayor of HMS Subri. Cangkrukan is a routine agenda of community meetings held by the Agency of Communication and Information Technology (Diskominfo) of Probolinggo City, to accommodate all questions or complaints from the citizens.

It was held with the theme of Free Health Services for Probolinggo Citizens. The event was attended by Vice Mayor HMS Subri, Economic and Development Administration Assistant Ahmad Sudiyanto, General Administrative Affairs Assistant Budiono Wirawan, Head of working units, district head, sub-district head and all health cadres in the city.

Head of Diskominfo Aman Suryaman, said that the aim of Cangkrukan was to establish friendship and maintain closeness between regional leaders and the community. It is also capturing the aspirations directly from the community to be able to follow up on all the problems they face and to introduce government programs to create a common vision and mission to the community.

Mayor Habib Hadi said that health is the right of every citizen and is a basic obligatory matter that must be carried out by the central government to the regions. In accordance with the vision and mission of the Probolinggo Municipality, which is Together with The People To Develop a Better, Fair, Prosperous, Transparent and Safe Probolinggo City.

“One of my missions and programs is to improve health facilities and infrastructure, with all access to health services required to serve public health in an optimal, easy, friendly and free of charge,” said Habib Hadi.

Habib Hadi also conveyed his commitment to fight for health issues; there are stages that must be passed. The first is to maximize health facilities and infrastructure services by building a new hospital, to be able to accommodate residents of Probolinggo City through long stages.

“I am committed to building a new hospital as a referral hospital for the eastern region in East Java, with the aim of realizing maximum health services in accordance with what is expected by the community, and this policy is started from now on,” said Habib.

Probolinggo city currently has a Call Center Service, which is 112, which is an information center that is used to receive and send aid requests in an emergency through a communication network. “If there are residents who need emergency help because of illness or accident, you can contact the service directly. The service will contact the ambulance so that help will be quickly resolved,” Habib Hadi said at the end of his speech.

On the occasion during the dialogue, one of the representatives from the health cadre asked the mayor for all health cadres in the city to be registered to health insurance program BPJS.