Janjikan Beasiswa, Habib Hadi Inginkan Kualifikasi Guru Meningkat

image_pdfimage_print

Mayangan– Minggu malam (10/3), bertempat di Hotel Bromo Park, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menggelar audiensi dengan Direktur Universitas Terbuka (UT) Jember  Prof Dr. Mohammad Imam Farisi. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan UT Jember.

Secara umum, isi dari kesepakatan bersama tersebut yakni program pengembangan kompetensi sumber daya aparatur serta pengembangan dan penjenjangan karier di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Selanjutnya, secara khusus untuk mengatasi permasalahan di Disdikpora, dinas terkait akan membuat perjanjian kerjasama dengan BKPSDM (Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kota Probolinggo.

Moch Maskur menjelaskan, kerjasama ini terkait dengan guru-guru yang kualifikasinya belum terpenuhi. Artinya, ada yang kualifikasi belum selesai S1 dan tidak linier dengan jurusannya di bidang pendidikan. “Sementara ini, data untuk guru PNS yang kualifikasinya belum terpenuhi ada 71 orang, sedangkan untuk guru swasta yang baik yang belum memenhi kualifikasi dan tidak linier sebanyak 271 orang”, ungkapnya.

Maskur berharap, guru-guru tersebut harus bisa memenuhi kewajibannya harus S1 dan linier. Nantinya, kerjasama dengan UT ini lebih memudahkan para guru dari sarjana apapun, bisa menempuh 3 semester yakni satu tahun setengah dengan gelar S.Pd (Sarjana Pendidikan).

Selain menandatangani perjanjian kesepakatan,  malam itu Habib Hadi juga menyampaikan kebijakannya ke depan. Habib Hadi berjanji akan membantu para guru yang ingin memenuhi kewajibannya dengan beasiswa. Hal ini di utarakan Wali Kota kepada Direktur UT Jember. “Semoga ini mendapat respon baik dari pihak UT Jember, dan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah terhadap pengembangan kompetensi sumber daya aparatur”, ungkapnya.

Dalam audiensi itu, Habib Hadi didampingi Kepala Disdikpora (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga) Moch. Maskur, Kepala Bagian Pemerintahan Ina Lusinawati, dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Mardi Prihartini. (Malinda/Humas)