Wali Kota Hadi Ajak WP Segera Laporkan SPT Tahunan 

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin telah melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh 2018 melalui aplikasi e-Filling, Senin (11/3). Dengan begitu, Habib Hadi berharap bisa menjadi pelecut semangat para Wajib Pajak (WP ) di Kota Probolinggo untuk segera melaporkan SPT sebelum jatuh tempo, 31 Maret 2019.

“Saya sudah mencobanya sendiri, sudah melaporkan SPT tahunan saya lewat e-Filling. Mudah dan cepat, tidak membuang waktu harus ke kantor pajak,” tutur Habib Hadi, sesaat usai mengisi form dalam e-Filling didampingi Kepala KPP Pratama Probolinggo Syaiful Abidin dan Kepala BPPKAD Imanto.

Kemudahan melalui akses aplikasi e-Filling, lanjut wali kota, yang harus dipahami oleh masyarakat. “Bahwa maksud aplikasi ini tidak mempersulit, tetapi justru lebih mudah. Cukup melalui handphone atau laptop/ komputer yang terkoneksi internet sudah selesai laporannya,” katanya.

Habib Hadi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Probolinggo dan masyarakat Kota Probolinggo untuk segera menyampaikan SPT tahunan PPh orang pribadi tahun pajak 2018 sebelum batas waktu terakhir.

“Semoga kontribusi kita semua dalam membayar dan melaporkan pajak dapat menyukseskan pembangunan nasional. Pajak kita, untuk kita,” tegas Wali Kota Hadi.

Laporan Lebih Awal

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Probolinggo Syaiful Abidin berharap masyarakat dapat mengikuti apa yang dilakukan oleh wali kota. Melakukan e-Filling sekarang lebih baik dari pada menjelang akhir Maret, yang pasti sangat menumpuk. Untuk SPT tahunan WP pribadi berakhir 31 Maret mendatang, sedangkan WP badan batas akhir pada 30 April 2019.

“Sampaikan SPT lebih awal sehingga tidak ada penumpukan atau traffic jam system yang dapat menganggu kenyamanan. Jika terlambat atau tidak melapor WP pribadi akan dikenai sanksi denda Rp 100 ribu. Bagi WP badan sanksinya Rp 1 juta,” kata Syaiful.

Tahun 2019, KPP Pratama Probolinggo yang membawahi wilayah Kota/Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang menargetkan lebih dari 82 ribu WP untuk melaporkan SPT tahunan. Di Kota Probolinggo saja target e-Filling 28.876 WP. Capaian hingga 8 Maret 2019 mencapai 15.829 WP (54,82 persen).

“Insyaallah sekarang semakin meningkat. Dan, kami optimis 100 persen WP akan melaporkan SPT tahunannya  karena WP sudah kami edukasi dengan baik. Kami ingatkan melalui banyak cara seperti pamflet, SMS blast ke WP dan semoga itu semua mudah-mudahan bisa menjadi pencerahan. Bisa laporan lebih awal,” jelasnya.

Syaiful menerangkan, pajak adalah tanggung jawab semua warna negara. Penunjang utama APBD adalah sektor pajak. Sekitar 75 persen penerimaan negara ditopang oleh pajak. “Untuk itu perlu kesadaran bersama, kontribusi ini agar roda pemerintahan menjadi lebih baik dan tidak bergantung hutang luar negeri,” ujarnya. (famydecta/humas)