Percepat Pencairan Hibah BOP PAUD 

KANIGARAN – Jika biasanya Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD dicairkan di akhir tahun, kini dana hibah itu dicairkan pada awal tahun. Percepatan pencairan ini sesuai instruksi Wali Kota Hadi Zainal Abidin yang begitu concern dengan pendidikan dan kesehatan.

Kamis (14/3), penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk 231 lembaga senilai Rp 3.213.084.000 dilaksanakan di Orin Hall and Resto. Setiap anak mendapatkan bantuan Rp 18 ribu, jika jumlah anak di PAUD tersebut banyak maka bantuan yang didapat juga lebih besar dibanding yang jumlah anaknya sedikit.

Seluruh anggaran tersebut bakal diserahkan sepenuhnya ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk kemudian dicairkan ke masing-masing lembaga PAUD.

“Nanti Disdikpora yang melakukan pengaturan pencairannya seperti apa. Yang jelas, saat ini azas ketertiban di kedepankan. Satu termin diberikan, pertanggung jawaban selesai, maka diberikan termin berikutnya,” ujar Kepala BPPKAD Imanto.

Kepala Disdikpora M.Maskur membenarkan jika pencairan BOS PAUD kali ini lebih awal karena realitas kegiatan dilaksanakan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami keluarkan dalam satu tahun, agar tertib administrasi pencairannya per triwulan. Kami juga akan bekerjasama dengan bank,” katanya.

Dana BOP PAUD ini diperuntukkan membantu kegiatan operasional yang ada di lembaga pendidikan PAUD. “Kebijakan pemerintah sekolah swasta murah dan bermutu, kalau Pemkot sudah memberi bantuan ya tarikannya jangan seperti semua tetapi dikurangi,” imbuh Maskur.

Wali Kota Hadi Zainal Abidin menuturkan, sudah kali kedua selama kepemimpinanya, ia menandatangani NPHD. Sebelumnya untuk lembaga pendidikan dan organisasi, sekarang khusus BOP 231 PAUD di Kota Probolinggo yang mengajukan bantuan untuk tahun 2019.

“BOP PAUD ini untuk honorarium tenaga pendidik dan operasional lembaga. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan guru, peningkatan mutu pendidikan, dan membantu kelancaran proses kegiatan belajar mengajar kepada lembaga yang bersangkutan,” ujar Habib Hadi.

Habib Hadi menjelaskan, harus ada laporan pertanggungjawaban lembaga terlebih dahulu untuk anggaran yang sudah transfer di triwulan pertama. Lembaga yang dapat melaporkan tepat waktu akan mendapatkan transfer triwulan kedua dan seterusnya.

“Kita harus adil, ada reward dan ada punishment, apabila laporan cepat dan tepat maka reward-nya adalah pencairan cepat, juga sebaliknya apabila lembaga tidak melaporkan dengan cepat maka punishment-nya adalah tidak akan dicairkan triwulan berikutnya. Hal ini semata mata untuk tertib administrasi dan mempertanggung jawabkan dana hibah tersebut kepada negara melalui tim Badan Pemeriksa Keuangan,” seru Habib Hadi.

Bantuan hibah ini, lanjut Habib Hadi, dapat dipergunakan sebaik baiknya sesuai dengan keinginan bersama yaitu mendidik anak-anak mulai dari usia dini sampai kelak menjadi generasi penerus bangsa. “Sehingga masyarakat semakin percaya dan yakin bahwa Pemerintah Kota Probolinggo benar-benar berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakatnya,” terangnya. (famydecta/humas)

Education Operational Assistance (BOP) for Early Child Education (PAUD) institutions is being distributed in the early year instead of the end of the year as usual. The acceleration of the distribution is based on the instruction of Mayor Hadi Zainal Abidin who has more concern on education and health.

On Thursday (14/3), the signing of Regional Grants Agreement Document (NPHD) for 231 institutions, worth as IDR 3,213,084,000 was held at Orin Hall and Resto. Each child received as much as IDR 18,000. Had the institution has many students, then the assistance they get would be bigger than those with fewer students.

All the budget will be handed over to the Agency of Education, Youth and Sport (Disdikpora) to be distributed to each institution of Early Child Education (PAUD).

“Later, Disdikpora who will arrange the distribution. What should be noticed is that the principle of order must be prioritized. One stage should be done before another,” said the head of Regional Finance Agency (BPPKAD) Imanto.

The head of Disdikpora, M. Maskur, has confirmed that the assistance is distributed earlier since the realization for the program is scheduled to be conducted earlier as well. “We distribute the assistance once in a three-month period so that the administration would be orderly managed. We will have cooperation with the bank as well,” he said.

The fund of BOP PAUD is distributed to help the operational activities conducted by educational institution PAUD. “Based on the policy of the government, private schools should be cheap and has a good quality. Now, since the local government has distributed assistance to the schools, we hope that the school fee should be cheaper,” Maskur added.

Mayor Hadi Zainal Abidin said it’s been the second one since he signed NPHD for the first time. On the previous one, he signed for the educational institution and organization. And, now, it’s the turn of 231 PAUD in the city who submit the assistance for 2019.

“The assistance is for the salary of teachers and also for an operational fee of the institution. It is to increase the teacher’s welfare, education quality, and to help the learning-teaching process in the institutions,” he said.

Habib Hadi explained, for the first stage of distribution should be followed up by the accountability report. Institutions who have submitted the report would have the second stage of distribution, and so on.

“We must be fair; there are reward and punishment. When they submit the report faster, then they would receive the assistance faster as well. Otherwise, they will not receive assistance for the next stage. This is meant to make an order administration and make it accountable through the audit of The Supreme Audit Agency (BPK),” Habib Hadi said.

The assistance, Habib Hadi continued, should be well-utilized to educate the children from an early age until they grow up being the next generation. “So, people have faith that the municipality gives the best for the people,” he said.