Pembekalan Jelang Pelaksanaan Pengadaan

image_pdfimage_print

     Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) di 16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Probolingo mendapat pembekalan menjelang pelaksanaan pengadaan barang/jasa dan pembangunan infrastruktur tahun 2017.
     Bertempat di Puri Manggala Bhakti, Selasa (7/2) mereka mendapatkan pembekalan sekaligus pemantapan dari Sekda Johny Haryanto yang mewakili wali kota, Asisten Perekonomian Pembangunan Ahmad Sudiyanto, Kasi Intel Herman Hidayat dan Kabag Pembangunan Amin Fredy.
      Kegiatan untuk pembekalan, pemantapan dan persiapan menjelang pengadaan barang jasa dan infrastruktur tahun 2017. Berdasarkan data di kami, ada 41 SKPD yang ada pengadaan barang jasa pemerintah. 8 SKPD diantaranya melalui ULP (Unit Layanan Pengadaan), sedangkan 23 SKPD tidak melalui ULP. Masih ada 10 SKPD yang belum melaporkan,” kata Amin saat membuka acara siang itu.
     Kasi Intel Herman Hidayat menegaskan kepada seluruh undangan agar ada surat permintaan tertulis jika memerlukan pendampingan dari TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah). Pendampingan yang diminta harus jelas, bisa terkait pendapat hukum perencanaan, pengadaan atau pembayarannya.
       Kejadian tahun kemarin harus menjadi pelajaran, kita harus mencegah jangan ada kejadian lagi. Penyusunan laporan dokumen harus hati-hati. Menyangkut pihak ketiga, cek dulu keasliannya. Perencanaan di ULP harus matang. Dan, konsultan perencanaan dan konsultan pengawas jangan dari perusahaan yang sama karena bisa tidak obyektif. Kita kerja ini kan cari selamat,” tegas Herman yang juga termasuk tim saber pungli Kota Probolinggo.
       Ia pun menginformasikan, yang menjadi tindakan melawan hukum adalah menyalahgunakan kesempatan dan menyalahgunakan wewenang. Hal itulah yang seharusnya dihindari oleh semua pihak ketika ada pengadaan.
       Hal senada pun disampaikan Sekda Johny. “Terimakasih kepada Pak Herman yang sudah memberikan kita informasi. Supaya kita tidak menjadi target ya harus hati-hati dalam bekerja,” ujarnya. ∎famydecta/humas

Leave a Reply

Your email address will not be published.