image_pdfimage_print

Kanigaran-Pengurus Forum Anak Kota Probolinggo periode 2019-2022 resmi dikukuhkan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Muhammad Soufis Subri. Pengukuhan dilaksanakan pada Rabu pagi (27/3), di gedung Puri  Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo.

Kepala DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Sukam menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk menjamin hak-hak anak untuk tetap hidup, tumbuh dan berkembang serta dapat berpartisipasi secara optimal. Melakukan pendampingan penanganan, dan pencegahan anak sebagai korban segala bentuk kekerasan.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan, pengurangan resiko, dan dapat memberikan penanganan segala bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran serta perlakuan salah terhadap anak,” ungkapnya.

Forum anak dibentuk sebagai wadah partisipasi anak, agar anak dapat menyampaikan aspirasi, gagasan, ide,  dan pendapatnya yang berkaitan dengan aspek pembangunan yang menyangkut tumbuh dan kembangnya.

Wawali berharap, forum anak yang telah dibentuk ini, mendapatkan perhatian yang serius oleh Lurah/Camat dan OPD terkait. Tujuannya agar kegiatan mereka bisa terintegrasi. “Forum anak ini juga sebagai tempat untuk mensosialisasikan kebijakan terkait pemenuhan anak. Selain itu, harapannya mereka dapat mengintervensi temannya untuk menjauhi narkoba, menghindari perkawinan usia anak dan dapat mengajak anak-anak lainnya berperilaku lebih baik,” harapnya.

Pagi itu, sekitar 300 orang yang terdiri dari forum anak Kelurahan, Kecamatan dan Kota Probolinggo hadir. Mereka berasal dari SD, SMP, SDLB, SMPLB. Usai pengukuhan, digelar sosialisasi PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat). Sebagai antisipasi dan penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ada di Kota Probolinggo. Narasumber yang mengisi sosialisasi dari Polres Probolinggo Kota dan Psikolog Kota Probolinggo. (Malinda/Humas)

Board of Children Forum of Probolinggo city for 2019-2022 period is officially confirmed by Probolinggo vice mayor Muhammad Soufis Subri. It is held on Wednesday morning (27/3), at Puri Manggala Bhakti hall of Probolinggo Mayor’s office.

The head of DP3AKB Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana/The Agency of Women Empowerement, Children Protection and Family Planning) Sukam said this activity aims to guarantee children’s rights in staying alive, growing and participating optimally. And also guiding to handle and to prevent children as violence victim.

 “Besides, this aims to increase the participation of society in preventing, reducing the risk and handling all violences, exploitation, abandonment, and wrong behaviour to children,” said him

Children froum was created as place for children to say their aspiration, and ideas related to development aspects related to their growth.

Vice mayor hoped children forum will get serious  attention by the head of sub-district and village  so they have integrated programs. “Children forum is also a place to socialize policy related to children needs. And I hope they can influence other friends to stay away from drugs, to avoid early marriage, and to ask the other children behave well,” he hoped.

That morning, this activity was attended by around 300 person including  children forum of village, sub-district, and city level. They are from elementary, junior high, special elementary , and special junior high school. After inauguration, it was held PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat/Integrated Children Protection on Community Basis) as the anticipation and handling on violence cases to women and children of Probolinggo city. The speaker for this socialization is from the Probolinggo police and psychologist of Probolinggo city.